Wakil Ketua DPR: Kebijakan 'Lockdown' Perlu Dipertimbangkan :: Nusantaratv.com

Wakil Ketua DPR: Kebijakan 'Lockdown' Perlu Dipertimbangkan

Azis Syamsuddin Dukung Penuh Pemerintah Dalam Pengambilan Keputusan Strategis Guna Tekan Virus Corona.
Wakil Ketua DPR: Kebijakan 'Lockdown' Perlu Dipertimbangkan
Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin. (RRI)

Jakarta, Nusantaratv.com - Wacana lockdown atau isolasi wilayah guna mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) muncul bersamaan dengan bertambahnya jumlah pasien positif virus mematikan itu di Indonesia.

Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin mengaku mendukung penuh langkah Pemerintah dalam pengambilan keputusan strategis guna menekan penyebaran virus yang semakin besar.

Politisi Fraksi Partai Golkar itu mengatakan lockdown memang perlu dipertimbangkan di Indonesia, namun hanya di beberapa daerah yang memiliki kemungkinan terbesar sebagai tempat yang paling terpapar seperti daerah yang memiliki akses secara langsung dengan negara luar.

"Sepanjang daerah sudah bisa melokalisir, Pemerintah tidak perlu (lockdown). Tetapi kalau Pemerintah dianggap belum maksimal, maka pemerintah pusat harus mengambil langkah-langkah, lockdown itu kan melokalisir ruang gerak seperti di Manila. Semua menutup pintu supaya tidak ada ruang gerak dan masyarakat diminta dirumah supaya seluruh fasilitas umum disemprot, dibersihkan," ujar Azis Syamsuddin, dilansir dari laman dpr.go.id, Senin (16/3/2020).

Baca Juga: Teror Virus Corona, Puan Maharani Dukung Isolasi Terbatas dan Karantina Wilayah

Lebih lanjut, ungkap pria berusia 49 tahun itu, sejauh ini Pemerintah telah melakukan langkah serius dengan mencoba mengantisipasi seperti membuat social distancing atau menjaga jarak sosial seperti melarang penyelenggaraan event yang berpotensi terjadi pengerumunan masyarakat serta menutup kegiatan-kegiatan sekolah dan perkantoran.

"Pemerintah sudah mengantisipasi, pemerintah mempunyai stok bahan makanan dan bahan pokok makanan yang cukup untuk disuplai ke masyarakat agar masyarakat jangan panik tinggal kita membatasi ruang gerak, pertemuan yang bersifat lebih dari banyak orang itu untuk dihindari karena mencegah penyebaran virus itu semakin luas," tambah legislator dapil Lampung II itu.

Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) itu berharap masyarakat tidak panik, namun tetap waspada terhadap segala kemungkinan yang terjadi. Karena, menurut dia, sampai detik ini dunia masih berada pada masa yang penuh dengan ketidakpastian sebab belum ada yang tahu pasti sebuas apa virus ini.

Yang terpenting, jelas dia, DPR RI akan terus memantau kinerja tim gabungan baru yang dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Biarkan dulu Pak Donny (Kelapa BNPB) bekerja dan melaporkan kepada Pemerintah dan Presiden untuk mengambil sikap. Tentu DPR akan menganalisa dan memperhatikan apa yang telah dilakukan oleh tim gabungannya Pak Donny, untuk melakukan evaluasi dan melokalisir penyebaran virus," tukas suami dari Nurlita Zubaidah itu. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0