Sebelum 100 Hari Kerja, Jokowi Targetkan Omnibus Law Rampung :: Nusantaratv.com

Sebelum 100 Hari Kerja, Jokowi Targetkan Omnibus Law Rampung

Presiden Jokowi Memimpin Ratas Lanjutan Pembahasan Perkembangan Penyusunan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan Perpajakan.
Sebelum 100 Hari Kerja, Jokowi Targetkan Omnibus Law Rampung
Presiden Jokowi memimpin lanjutan pembahasan Ratas mengenai Omnibus Law. (Ibrahim/Humas)

Jakarta, Nusantaratv.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memimpin lanjutan pembahasan Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Omnibus Law meminta agar naskah Rancangan Undang-Undang (RUU) bisa rampung dalam pekan ini.

Disisi lain, Kepala Negara juga menargetkan Omnibus Law ini bisa selesai sebelum 100 hari kerja. "Target kita harus selesai, sehingga saya minta ada time frame yang jelas, kemudian kalau ada persoalan-persoalan yang ada segera disampaikan, agar kita bisa menyelesaikan," ujar Presiden Jokowi.

Hal tersebut disampaikan Preiden RI ke-7, saat memimpin Ratas Lanjutan Pembahasan Perkembangan Penyusunan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan Perpajakan, di Kantor Presiden, Jakarta, dilansir laman Setkab, Rabu (15/1/2020). 

Baca Juga: Jokowi Ketemu Ketum Parpol Koalisi dan Pimpinan DPR, Ada Apa?

Hal lain yang disampaikan Presiden Jokowi, yakni dia meminta terutama Kapolri, Kepala BIN, Jaksa Agung, dan seluruh Kementerian yang berkaitan dengan komunikasi untuk juga melakukan pendekatan kepada organisasi-organisasi yang ada.

Dengan demikian, menurut mantan Wali Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng) itu, nantinya akan berjalan pararel antara pengajuan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan pendekatan-pendekatan dengan organisasi yang ada.

"Saya juga yakin dengan reformasi perpajakan yang akan juga kita lakukan. Ini agar kita nantinya menjadi sebuah pusat gravitasi ekonomi regional maupun global karena memiliki sebuah daya tarik yang semakin tinggi dalam sebuah ekosistem berusaha, ekosistem berinvestasi yang memiliki. Saya harapkan memiliki dampak yang besar bagi penciptaan lapangan kerja di negara kita," tukas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0