Sah! Menantu Jokowi Jadi Kader PDIP :: Nusantaratv.com

Sah! Menantu Jokowi Jadi Kader PDIP

Bobby rencananya akan maju di Pilwalkot Medan
Sah! Menantu Jokowi Jadi Kader PDIP
Bobby Nasution saat mengenakan jas PDIP. (detikperistiwa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution resmi bergabung dengan PDI Perjuangan (PDIP). Bobby sah menjadi kader partai berlambang kepala banteng itu, setelah mengisi formulir pendaftaran menjadi kader PDIP di kantor DPD PDIP Sumatera Utara (Sumut), Medan, Kamis (12/3/2020). 

Baca juga: Megawati Minta Kader Tak Paksa Anak Maju di Pemilu 2024

"Agenda saya kemari adalah silaturahmi. Kedua saya tadi isi formulir sebagai kader partai PDIP," ujar Bobby. 

Bobby menampik upayanya itu lantaran adanya tekanan atau syarat dari PDIP untuk diusung dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Medan 2020. 

"Sekali lagi saya ingin ikuti jejak ayah saya. Mohon doanya. Ayah mertua saya di PDIP, saya ingin tiru orang tua saya," tutur Bobby.

Menurut Bobby, dirinya bergabung dengan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri lantaran hendak membangun Medan ke arah yang lebih baik.

"Saya sekarang sebagai kader PDIP. Namun saya juga ingin berkolaborasi demi jadikan Medan lebih baik. Mari sama-sama membangun Kota Medan," jelasnya. 

Mengenai sosok yang akan mendampinginya maju di Pilwalkot, menurut Bobby keputusan itu masih menunggu rekomendasi dari PDIP.

"Mohon didoakan agar bisa membawa Medan Berkah. Doakan saya juga segera direkomendasikan," tandasnya.

Ketua DPD PDIP Sumut, Japorman Saragih menegaskan Bobby telah menjadi kader. 

"Secara formal nanti kita berikan dia KTA," ujarnya. 

Menurut Japorman, seluruh kader PDIP siap mendukung Bobby di Pilwalkot. "Apapun ceritanya kita wajib mendukung kader," kata dia. 

Meski begitu, sosok yang akan diusung di pilkada masih menanti keputusan DPP PDIP. Apalagi, PDIP juga mendukung Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution yang juga kader. 

"Ada Pak Akhyar, ada Mas Bobby," jelasnya. 

Japorman mengungkapkan, sesungguhnya bukan hanya dua nama yang berpeluang diusung. Tapi lebih dari itu, karena DPP juga meminta sejumlah nama.

"Makanya yang dipanggil ke Jakarta ada dua. Mereka punya kepentingan yang sama. DPD harus tegak lurus bersama apa yang diputuskan Ketua Umum. Kalau Ketua DPP mengatakan A. Kita tunduk atas instruksi tersebut," paparnya. 

Meski begitu, kata Japorman, suami Kahiyang Ayu telah melalui seluruh tahapan-tahapan seleksi, tinggal menunggu keputusan pusat. Ia pun menegaskan bahwa partainya terbuka untuk berkoalisi dengan partai lain.

"Untuk membangun Kota Medan ini, Bobby tidak bisa sendiri. Sebagai kader PDIP harus bersama-sama membantu. Apalagi dengan bantuan kaum milenial, tentu Kota Medan akan lebih maju," tandasnya. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0