RUU KUHP, Ketua Komisi III DPR RI: Presiden Jokowi Tidak Menolak, Tapi Minta Ditunda :: Nusantaratv.com

RUU KUHP, Ketua Komisi III DPR RI: Presiden Jokowi Tidak Menolak, Tapi Minta Ditunda

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menolak Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP), tapi hanya minta ditunda.
RUU KUHP, Ketua Komisi III DPR RI: Presiden Jokowi Tidak Menolak, Tapi Minta Ditunda
Ketua DPR RI bersama pimpinan Komisi III bertemu Presiden Jokowi terkait RUU KUHP, di Istana Merdeka, Jakarta. (Oji/Humas)

Jakarta, Nusantaratv.com - Ketua Komisi III DPR RI, Mulfachri Harahap, menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak menolak Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP), tapi hanya minta ditunda.

Mulfachri sendiri belum tahu sampai kapan penundaan itu terjadi, karena masih akan ada forum lobi. 

"DPR yang sekarang masih akan bertugas sampai dengan 30 September. Sampai dengan 30 September itu akan ada 3 kali rapat paripurna lagi. Nanti kita putuskan kira-kira nasib RUU KUHP itu akan seperti apa," ujar Mulfahri usai bertemu Presiden Jokowi, bersama Ketua DPR RI, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/9/2019). 

Baca Juga: Dian Sastro Resah, Jokowi Minta Pengesahan RUU KUHP Ditunda

Sementara itu, soal pasal-pasal yang dikritik masyarakat dan dimintakan pendalaman lebih lanjut oleh Presiden, Mulfahri menyebut bahwa pasal-pasal itu tidak banyak. Sedangkan soal pasal-pasal mana saja, menurutnya juga masih debatable

Namun, Mulfahri mengingatkan RUU KUHP ini sudah dibahas hampir 4 tahun, dan DPR sudah mendengar banyak pihak. 

"Kalau ada 1-2 pasal yang dianggap masih kurang selaras dengan kehidupan bangsa ini, akan disesuaikan. Dan ini sesuatu yang menurut saya bukan masalah besar," tukas Mulfahri.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0