RDP Tanpa Ahok, Dirut Pertamina Dicecar Komisi VII :: Nusantaratv.com

RDP Tanpa Ahok, Dirut Pertamina Dicecar Komisi VII

Nasir meminta Ahok dihadirkan dalam rapat tersebut
RDP Tanpa Ahok, Dirut Pertamina Dicecar Komisi VII
RDP Komisi VII DPR RI dengan Pertamina.

Jakarta, Nusantaratv.com - Komisi VII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan PT Pertamina (Persero), Rabu (29/1/2020). 

Rapat dihadiri Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati dan jajaran. Tak nampak Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam kesempatan itu. 

Baca juga: Rencana Pertamina Produksi B100 Secara Massal pada 2024

Awalnya, rapat mengagendakan membahas penerapan kebijakan B30. Tapi belakangan temanya melebar pembahasan meluas ke sejumlah isu-isu teranyar perusahaan migas pelat merah itu.

Nicke pun menjawab dengan tenang dan lugas, segala pertanyaan para anggota Dewan.

Saat awal rapat, sejumlah anggota Komisi VII mempertanyakan keberadaan Ahok. 

"Saya minta komisaris utama Pak Ahok, yang mau kita panggil itu, jadi dalam kesimpulan ini mau dibawa ke mana arahnya," ujar anggota Komisi VII DPR Muhammad Nasir dalam RDP, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Menurut Nasir, kebijakan-kebijakan yang dijalankan Pertamina atas instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menekan defisit transaksi berjalan, sesungguhnya bagus. Namun menurutnya dalam praktiknya kerap kacau-balau, misalnya B30. 

"Pak ketua, atas kesepakatan dari sini (minta) RDP dengan Dirjen EBT (Energi Baru Terbarukan), Dirjen Migas, Dirut Pertamina, Komisaris Utama Pertamina untuk mengelola B30 ini," tutur Nasir. 

RDP juga membahas progres pembangunan kilang minyak. Anggota Komisi VII DPR Bambang Wuryanto, sempat mempertanyakan mengapa negosiasi kilang Cilacap dengan Saudi Aramco berjalan lambat.

Nicke menjelaskan, saat ini Pertamina mengupayakan yang terbaik dari sisi valuasi. Jika dalam satu bulan tak diperoleh sepakat, maka Pertamina akan gunakan skema seperti kilang Balikpapan. 

Di samping itu, Nicke juga ditanya mengenai ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) Pertamina. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0