Polisi Kembangkan Kasus Perampokan yang Libatkan Terduga Teroris, Pelaku Pernah Tusuk Bupati Madiun :: Nusantaratv.com

Polisi Kembangkan Kasus Perampokan yang Libatkan Terduga Teroris, Pelaku Pernah Tusuk Bupati Madiun

Hingga kini polisi masih mengembangkan dugaan aksi perampokan yang melibatkan terduga teroris tersebut. Dalam melakukan aksinya pelaku membawa pistol mainan, belati dan bom rakitan.
Polisi Kembangkan Kasus Perampokan yang Libatkan Terduga Teroris, Pelaku Pernah Tusuk Bupati Madiun
Terduga teroris ditangkap Densus 88. (istimewa)

Magetan, Nusantaratv.com - Aksi perampokan Toko Emas Dewi Sri di Jalan Raya Tebon, Kabupaten, Magetan, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (24/8/2019), bikin gempar warga. Namun aksi itu gagal. Pelaku yang membawa pistol mainan, pisau, dan bom rakitan di dalam tas, akhirnya diamuk massa.

"Memang ada perampokan. Pelakunya membawa pistol mainan, belati dan menunjukkan bom rakitan yang terbuat dari kaleng," ujar Kapolres Magetan, AKBP Muhammad Rifai, Sabtu (25/8/2019).

Awalnya, terang Rifai, pelaku yang mengaku bernama Yunus Trianto (YT) itu mendatangi toko emas dengan cara melompati etalase menuju tempat kasir. Pria berusia 41 tahun itu kemudian mengancam korban dengan senjata tajam.

"Pelaku juga mengacungkan samurai dan pistol, dan bom rakitan yang diletakkan di atas etalase," ungkap Rifai.

Saat hendak melarikan diri usai membawa perhiasan berupa gelang, cincin, dan kalung serta uang tunai senilai Rp10 juta dengan sepeda motor, pelaku tersungkur. Seketika itu pula, warga berhasil mengamankan dan menghajar pelaku.

Hingga kini polisi masih mengembangkan dugaan aksi perampokan yang melibatkan terduga teroris tersebut. "Untuk kasus ini, kami serahkan ke penyidik Densus 88," tambah Rifai.

Hasil pemeriksaan polisi, pelaku yang merupakan warga Desa Kincang Wetan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Jatim itu, merupakan seorang residivis. Dia pernah terlibat dalam kasus penusukan Bupati Madiun, Muhtarom, pada 2009.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0