Pelantikan Jokowi, MPR: Kita Ingin Seluruh Rakyat Bisa Melihat Presiden yang Dipilihnya :: Nusantaratv.com

Pelantikan Jokowi, MPR: Kita Ingin Seluruh Rakyat Bisa Melihat Presiden yang Dipilihnya

MPR menggelar rapat jelang pelantikan dengan pihak terkait
Pelantikan Jokowi, MPR: Kita Ingin Seluruh Rakyat Bisa Melihat Presiden yang Dipilihnya
Ketua MPR Bambang Soesatyo

Jakarta, Nusantaratv.com - Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengundang rapat koordinasi Panglima TNI, Kapolri, Kepala BIN, KPU RI, Menteri Luar Negeri dan Menteri Sekretaris Negara, Selasa (15/10/2019). Rapat digelar guna menanyakan kesiapan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin. 

Baca juga: MPR Undang Rapat BIN, TNI-Polri, Ada Apa?

MPR akan memastikan urusan keamanan kepada Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BIN. Mereka akan menanyakan seputar kondisi keamanan baik di ring 1 Gedung DPR/MPR RI, sekeliling dan seluruh Indonesia. 

Potensi gangguan keamanan yang mampu mengganggu jalannya pelantikan juga ingin diketahui pimpinan MPR. 

Menurut Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet), pihaknya ingin rakyat bisa melihat pelantikan presiden dan wakil presiden yang mereka pilih berlangsung lancar. 

"Kita ingin seluruh rakyat Indonesia, bisa menonton di televisi, melihat presiden yang dipilihnya secara hikmat yang dihadiri tamu-tamu negara, kepala negara sahabat kita," ujar Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/10/2019). 

Karena seluruh perhatian masyarakat tertuju pada pelantikan Jokowi-Ma'ruf, Bamsoet ingin kegiatan itu berlangsung sukses. 

"Harapan kita adalah seluruh curah perhatian kita tertuang dari pada acara pelantikan presiden-wakil presiden," katanya. 

MPR juga ingin saat pemberian ucapan selamat kepada Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 oleh hadirin, berlangsung tertib. Karena itu pihaknya turut mengundang rapat Menteri Sekretaris Negara Pratikno. 

"Saya berharap acara ini berlangsung hikmat, kemudian ketika ucapan selamat berlangsung tertib dan lancar, tentu tidak crowded (ramai), begitu," tandasnya. 

Pelantikan Jokowi-Ma'ruf rencananya digelar pada 20 Oktober 2019 pukul 14.30 WIB di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Setidaknya 27 ribu personel gabungan disiagakan guna mengamankan pelantikan. 

Waktu pelantikan dipilih mempertimbangkan aktivitas masyarakat di hari itu yang disebut bakal terganggu, jika acara dilaksanakan jam 10.00 WIB, sesuai jadwal. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0