PDIP Tak Masalah Parpol Oposisi Gabung Koalisi :: Nusantaratv.com

PDIP Tak Masalah Parpol Oposisi Gabung Koalisi

Menurut Basarah, setelah Pilpres 2014 fenomena serupa juga terjadi
PDIP Tak Masalah Parpol Oposisi Gabung Koalisi
Ahmad Basarah. (Antara)

Jakarta, Nusantaratv.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah menganggap wajar bergabungnya partai oposisi ke pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Sebab, dalam demokrasi Pancasila tak ada istilah oposisi.

Baca juga: Ini Tiga Sikap Politik Prabowo

"Kalau akhirnya salah satu partai di luar Koalisi Indonesia Kerja masuk dalam kabinet Pak Jokowi, bukan satu hal yang tabu dalam sistem demokrasi kita," ujar Basarah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Dalam demokrasi Pancasila tak mengenal oposisi. Sebab fungsi pengawasan sudah  bisa dilakukan melalui mekanisme check and balance.

Tapi, fungsi tersebut berbeda dengan perspektif oposisi yang dipraktikkan dalam sistem demokrasi liberal parlementer yang diterapkan tahun 1945-1959. Sikap oposisi saat itu justru kontraproduktif, karena membuat kabinet jatuh-bangun sehingga pembangunan nasional tak berjalan.

Basarah menuturkan, pemerintahan Presiden Jokowi memiliki pengalaman partai nonkoalisi gabung kabinet. Seperti Golkar, PPP, dan PAN yang sebelumnya mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2014, namun belakangan masuk kabinet.

"Jadi kalau hari ini juga terjadi partai di luar Koalisi Indonesia Kerja bergabung di pemerintahan Jokowi bukan suatu hal yang baru dalam sistem demokrasi kita," jelasnya.

Meski begitu, PDIP kata dia menyerahkan sepenuhnya keputusan penyusunan kabinet
kepada Presiden Jokowi.

"Baik dalam menentukan kabinet maupun dalam menentukan apakah akan melibatkan atau tidak melibatkan partai-partai politik di luar Koalisi Indonesia Kerja," tandas Wakil Ketua MPR.

Diketahui, sejumlah partai politik (parpol) nonkoalisi seperti Gerindra, PAN dan Demokrat dikabarkan tengah merapat ke koalisi Jokowi-Ma'ruf. Manuver tersebut ditandai dengan berlangsungnya silaturahmi antar pimpinan parpol, termasuk dengan Jokowi selaku presiden terpilih.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0