PDIP Nilai Nostalgia 2009 Tak Bikin Demokrat Jadi Ketua MPR :: Nusantaratv.com

PDIP Nilai Nostalgia 2009 Tak Bikin Demokrat Jadi Ketua MPR

PDIP sebut modal nostalgia hubungan masa lampau tak menjadikan kader Demokrat sebagai ketua MPR selanjutnya
PDIP Nilai Nostalgia 2009 Tak Bikin Demokrat Jadi Ketua MPR
Politisi PDIP Eva Kusuma Sundari

Jakarta, Nusantaratv.com -Bermodal nostalgia kemesraan dengan PDIP di parlemen pada 2009, Partai Demokrat (PD) mengincar kursi ketua MPR periode selanjutnya. PDIP menegaskan modal tersebut tak cukup membantu Demokrat untuk menggapai keinginannya. 

"Kalau mau diingat konteks kemesraan PDIP dan PD, pada waktu itu PDIP sih karena berada di posisi kedua terbesar ya pada saat itu, sehingga ketika meminta dukungan PD pun sudah sepantasnya karena kita juga cukup kuat," ujar Sekretaris Bidang Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari, Senin (22/7/2019) malam.

Menurut Eva, jika ingin menjabat sebagai ketua MPR, saat ini Demokrat harus bisa meyakinkan semua partai politik untuk mendukungnya. "Tapi kuncinya pada saat ini adalah bagaimana PD meyakinkan semua partai-partai untuk mau mendukung PD sebagai ketua. Dan bukan hanya parpol-parpol, tapi juga DPD," jelas Eva. 

Adapun mengenai Taufik Keimas (TK) yang menjadi ketua MPR pada 2009, tak terlepas dari sosok pria itu yang dinilai kompeten.

"Nah pada saat Pak Taufik dulu upaya keras dilakukan. Selain modalnya kuat karena menjadi terbesar kedua pada saat itu di bawah PD, maka DPD juga mendukung beliau, Pak TK. Jadi lebih kepada partai dan figur ya," tuturnya. 

Karenanya Eva berharap PD bisa membuktikan memiliki kader kompeten untuk posisi ketua MPR. 

"Jadi mungkin kesempatannya di teman PD sekarang juga mengajukan figur yang tepat karena misalkan di PKB Cak Imin sendiri yang mungkin maju. Jadi tidak cukup hanya mengandalkan modal masa lalu, tapi juga figur yang kuat. Dan Pak TK dikenal sebagai figur yang diterima semua parpol karena pribadi beliau dekat dengan ketum-ketum," jelas Eva.

"Jadi menurutku saatnya sekarang kalau PD mau juga ingin posisi seperti PDIP di masa Pak TK maka figur ini penting untuk kemudian membuat orang segan menolak. Sah saja kalau PD ingin kursi di pimpinan," tambah Eva. (Rizk)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0