PDIP Dukung Jokowi yang Tolak Pemulangan WNI Eks ISIS :: Nusantaratv.com

PDIP Dukung Jokowi yang Tolak Pemulangan WNI Eks ISIS

Menurut Hasto sesungguhnya mereka bukan lagi WNI
PDIP Dukung Jokowi yang Tolak Pemulangan WNI Eks ISIS
Hasto Kristiyanto di pameran rempah dan pangan PDIP.

Jakarta, Nusantaratv.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendukung sikap pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menolak pemulangan warga negara Indonesia (WNI) eks ISIS.

Baca juga: Tolak WNI Eks ISIS, PBNU: Mereka Pembunuh dan Pemerkosa

"PDI Perjuangan senapas dan sejalan dengan Presiden. Kami menolak hal tersebut," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto, Sabtu (8/2/2020).

Ia menjelaskan, WNI yang bergabung dengan militer negara lain secara otomatis kehilangan kewarganegaraannya. Hal ini diatur dalam undang-undang. Sehingga, sesungguhnya mereka bukan lagi WNI.

"Di UU Kewarganegaraan kita diatur, mereka yang telah melibatkan diri dan bergabung dengan militer asing, itu otomatis hilang kewarganegaraannya," kata dia.

Presiden Jokowi sebelumnya menolak pemulangan WNI bekas ISIS. Namun, menurutnya keputusan itu masih akan dibahas pemerintah.

"Kalau bertanya pada saya, ini belum ratas (rapat kabinet terbatas) lho ya, kalau bertanya pada saya, saya akan bilang tidak," ujar Jokowi usai melantik Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

"Sampai saat ini masih dalam proses pembahasan, dan nanti sebentar lagi kami akan putuskan kalau sudah dirataskan. Semuanya masih dalam proses, plus dan minusnya," sambungnya.

Rencana pemulangan WNI mantan ISIS ini pertama kali diutarakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Pemulangan Foreign Terrorist Fighter (FTF) yang mayoritas perempuan dan anak-anak ini, masih dibahas dengan pihak terkait.

"Kami sudah menerima informasi kalau ada sekitar 600 lebih FTF Indonesia yang ada di Suriah. Kebanyakan memang adalah perempuan dan anak-anak. Saat ini hal itu masih dibahas di Kemenko Polhukam bersama Kementerian dan Lembaga terkait lainnya untuk langkah tindak lanjut ke depannya," ujar Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0