PDIP Batal Umumkan Nama Calon yang Diusung di Pilkada 2020 :: Nusantaratv.com

PDIP Batal Umumkan Nama Calon yang Diusung di Pilkada 2020

Rencananya pengumuman dilakukan usai Rakernas I
PDIP Batal Umumkan Nama Calon yang Diusung di Pilkada 2020
Konferensi pers persiapan akhir HUT ke-47 dan Rakernas I PDI Perjuangan. (Elvan J. Siagian)

Jakarta, Nusantaratv.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) batal mengumumkan nama calon kepala daerah yang direkomendasikan di Pilkada 2020. Penundaan ini karena partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini, prihatin dengan bencana banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah daerah Indonesia. 

Baca juga: Megawati Digelari Doktor Kehormatan Universitas Jepang, Rektor: Beliau Berani 

Rencananya, pengumuman nama calon kepala daerah yang diusung di 44 daerah, akan disampaikan usai Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I. 

"Ya sebenarnya 44 daerah sudah siap hanya saja partai lebih memilih mengedepankan gerak kemanusiaan karena kerusakan lingkungan ini terjadi cukup masif terlebih juga curah hujan yang begitu besar," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2020)

Sebagai wujud kepedulian, kata Hasto Rakernas turut membahas masalah banjir. Bahkan, nantinya seluruh calon kepala daerah juga diminta komitmen terhadap lingkungan.

"Karena itu ketika terjadi banjir di Jakarta dan kita melihat aspek-aspek perencanaannya tidak proper tapi ini adalah ibu kota negara kita dan kemudian kami mengambil inisiatif sesuai dengan arahan Ibu Megawati Soekarnoputri agar rakernas menaruh perhatian terhadap hal tersebut, sehingga komitmen terhadap lingkungan juga menjadi visi misi dari seluruh calon kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan," papar dia. 

Menurut Hasto, saat ini urusan lingkungan lebih mendesak ketimbang mengumumkan hasil rekomendasi partai. Pembuat kebijakan-kebijakan yang mengutamakan lingkungan lebih penting sekarang ini. 

"Ya tidak ada pengumuman karena skala prioritas kemarin kita mau mengadakan rapat maraton tanggal 5 sampai 8 (Januari), tapi kemudian karena banjir dengan korban jiwa yang begitu besar maka menimbulkan tanggung jawab pada aspek kemanusiaan untuk dikedepankan. Karena masih ada waktu untuk membahas hal tersebut," jelasnya.

"Setelah Rakernas kami akan segera. Sehingga nanti sekaligus hasil-hasil Rakernas juga menjadi komitmen bagi kepala daerah untuk dijalankan," imbuhnya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0