PDIP Bahas Ekonomi Kerakyatan di Kongres :: Nusantaratv.com

PDIP Bahas Ekonomi Kerakyatan di Kongres

PDIP bakal bawa isu ekonomi kerakyatan di kongres Bali
PDIP Bahas Ekonomi Kerakyatan di Kongres
Kantor DPP PDI Perjuangan (CNN Indonesia)

Jakarta, Nusantaratv.com -Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bakal membawa isu ekonomi kerakyatan pada kongres di Bali. Isu dibawa untuk menguatkan basis perekonomian rakyat.

Menurut Ketua DPP PDIP Bidang Tani dan Nelayan, Mindo Sianipar, partainya berkomitmen memperkuat ekonomi kerakyatan dengan memperbanyak kerja sama dan semangat gotong royong. Partai berlambang kepala banteng juga ingin meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.

"Serta mengembangkan program kemitraan pemerintah dengan rakyat serta meningkatkan lembaga ekonomi kekuatan berbasis masyarakat," ujar Mindo dalam diskusi di Jakarta, Kamis (4/7/2019). 

Seluruh upaya ini, kata dia untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong. Bermodal sembilan misi Partai pihaknya yakin cita-cita tersebut akan terwujud. Misi ini antara lain, peningkatan kualitas manusia Indonesia, struktur ekonomi yang produktif, mandiri dan berdaya saing, pembangunan yang merata, mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan. Lalu kemajuan budaya yang mencerminkan kepribadian bangsa, penegakan sistem hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya, perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga, pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif dan terpercaya serta sinergi pemerintah daerah dalam kerangka negara kesatuan.

"Sembilan misi ini merupakan percepatan, pengembangan dan pemajuan nawacita I dengan konsisten menerapkan trisakti sebagai pijakan strategis operasional dengan senantiasa mengutamakan pembangunan manusia," jelas Mindo.

Jika struktur ekonomi produktif, mandiri dan berdaya saing, percepatan pembangunan infrastruktur dan reformasi yang lebih kuat bakal terealisasi. Apalagi jika fondasi tersebut diteruskan dengan upaya membuat perekonomian menjadi lebih kokoh, produktif, mandiri dan berdaya saing sehingga mampu membuka lebih banyak lagi lapangan kerja, menekan tingkat penganggura terbuka, menurunkan tingkat kemiskinan dan mengurangi kesenjangan.

"Semua itu akan dilakukan pada periode kedua pemerintahan ini. Jadi hasil-hasil kongres itu tentu kami berikan masukan untuk ke depannya dan masukan ke anggota dewan untuk mengerjakannya," tandasnya. (Rizk)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0