Pasal-Pasal Kontroversial Dalam Draft RUU KUHP: Pasal Pencabulan Sesama Jenis (Bagian 4) :: Nusantaratv.com

Pasal-Pasal Kontroversial Dalam Draft RUU KUHP: Pasal Pencabulan Sesama Jenis (Bagian 4)

Pasal Pencabulan diluaskan maknanya. Dalam draf itu bisa dikenakan kepada pencabulan sesama jenis, sepanjang dilakukan di depan umum.
Pasal-Pasal Kontroversial Dalam Draft RUU KUHP: Pasal Pencabulan Sesama Jenis (Bagian 4)
Draft RUU KUHP juga memuat Pasal Pencabulan Sesama Jenis

Jakarta, Nusantaratv.com - Pasal tindak pencabulan dalam Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) dianggap diskriminatif.

Penyebabnya adalah di dalam rancangan itu mencantumkan frasa pencabulan dilakukan sesama jenis.

BACA JUGA : Sejarah Pembentukan KUHP Dari Jaman Kolonial Hingga Jaman Milenial

Berikut bunyi lengkap Pasal 421:

1. Setiap Orang yang melakukan perbuatan cabul terhadap orang lain yang berbeda atau sama jenis kelaminnya:
a. di depan umum dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan atau pidana denda paling banyak Kategori III.
b. secara paksa dengan Kekerasan atau Ancaman Kekerasan dipidana dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun.
c. yang dipublikasikan sebagai muatan pornografi dipidana dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun.

2. Setiap Orang dengan Kekerasan atau Ancaman Kekerasan memaksa orang lain untuk melakukan perbuatan cabul terhadap dirinya dipidana dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun.

BACA JUGA : Semua Persetubuhan di Luar Pernikahan Dipidana

"Yang dimaksud dengan 'perbuatan cabul' adalah segala perbuatan yang melanggar norma kesusilaan, kesopanan, atau perbuatan lain yang tidak senonoh, dan selalu berkaitan dengan nafsu birahi atau seksualitas," demikian penjelasan Pasal 421.

BACA JUGA : 
Pasal-Pasal Kontroversial Dalam Draft RUU KUHP (Bagian 1)
Pasal-Pasal Kontroversial Dalam Draft RUU KUHP (Bagian 2)

Pasal-Pasal Kontroversial Dalam Draft RUU KUHP (Bagian 3)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0