Moeldoko: Peserta Kartu Pra Kerja Terima Rp 300-500 Ribu :: Nusantaratv.com

Moeldoko: Peserta Kartu Pra Kerja Terima Rp 300-500 Ribu

Peserta Kartu Pra Kerja tak lagi mendapat bantuan kala telah mendapat pekerjaan
Moeldoko: Peserta Kartu Pra Kerja Terima Rp 300-500 Ribu
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko

Jakarta, Nusantaratv.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjelaskan Kartu Pra Kerja akan menjadi medium penyaluran insentif dari pemerintah sebesar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu, yang bisa digunakan masyarakat saat mencari kerja dan sudah mengikuti pelatihan. Tahapan proses pendaftaran peserta Kartu Pra-Kerja, proses pencarian sarana pelatihan, hingga pemberian insentif, akan melibatkan perusahaan penyedia layanan jasa digital seperti Go-Jek, Tokopedia, atau Bukalapak. Kendati belum ditentukan, besaran insentif dari Kartu Pra Kerja antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu per orang selama proses pencarian kerja.

"Jadi calon peserta mendaftar melalui aplikasi. Nanti di aplikasi itu ada pertanyaan yang perlu dijawab, dan di aplikasi itu juga ada pencarian untuk tempat pelatihan. Nanti setelah selesai, peserta bisa memilih untuk membuat usaha atau mencari pekerjaan. Saat sedang mencari pekerjaan itu mereka akan diberikan insentif sekitar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu hingga mendapat pekerjaan," kata Moeldoko usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

Insentif, imbuh Moeldoko, akan dihentikan apabila peserta Kartu Pra Kerja sudah mendapatkan pekerjaan. Nantinya, seluruh tahapan dari awal hingga akhir program Kartu Pra Kerja, akan dikelola program management officer (PMO).

Sampai saat ini pemerintah masih menyelesaikan  syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh calon peserta Kartu Pra Kerja. Setiap tahunnya, pemerintah mengucurkan dua juta Kartu Pra Kerja yang akan dimulai pada Januari 2020, dengan rincian 1,5 juta peserta melalui kanal digital dan 500 ribu peserta melalui kanal reguler.

"Total anggarannya sudah masuk di RAPBN 2020," ucapnya.

Apabila sudah mendaftar dan diterima, calon peserta kartu Pra Kerja akan mengikuti pelatihan sesuai pekerjaan yang diminati. Walau begitu, penyerapan peserta Program Kartu Pra Kerja ke lapangan kerja juga tergantung pada kebutuhan industri.

"Harapannya setelah kursus itu mereka mendapat pekerjaan atau mereka membuat usaha. Saat mencari kerja itu mereka akan diberikan insentif untuk misalnya kebutuhan transportasi dan lainnya dengan jangka waktu tiga bulan," jelas dia.

Lebih lanjut, Moeldoko menegaskan perusahaan platform digital yang digandeng pemerintah tak meminta komisi (fee) untuk membantu program Pra Kerja. "Dari pembicaraan pada rapat sebelumnya, platform itu tidak akan mengambil keuntungan," tandas mantan Panglima TNI. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0