Mirip Ahok, Ini Alasan Gibran Ngotot Maju Pilwalkot Solo :: Nusantaratv.com

Mirip Ahok, Ini Alasan Gibran Ngotot Maju Pilwalkot Solo

Gibran mengaku ingin lebih banyak membantu orang
Mirip Ahok, Ini Alasan Gibran Ngotot Maju Pilwalkot Solo
Gibran Rakabuming Raka. (Antara)

Jakarta, Nusantaratv.com - Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, mengungkapkan alasannya terjun ke politik, khususnya dalam perhelatan Pilwalkot Solo 2020. Ia mengaku ingin membantu lebih banyak orang. 

Baca juga: Puan Sebut Gibran Masih Berpeluang Maju Pilwalkot Solo Lewat PDIP

Gibran awalnya mengaku sebagai orang yang antipolitik. Tanpa harus berpolitik, dirinya merasa tetap bisa membantu orang, dengan statusnya sebagai pengusaha. 

Namun, belakangan ia sadar. Penghasilannya sebagai pengusaha tak cukup banyak untuk membantu lebih banyak orang-orang yang membutuhkan. 

Niatan Gibran ini, mirip dengan tujuan pertama kali mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), saat terjun ke gelanggang serupa. 

Tekad Gibran semakin bulat, saat suami Selvi Ananda itu bertemu Wali Kota Solo sekaligus Ketua DPC PDI-P Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo. Ketika itu, kepada Rudy, Gibran menyatakan siap terjun ke politik. 

"Beberapa tahun terakhir ini saya mulai bertemu banyak orang. Saya beranggapan bahwa kalau begini-gini terus, orang yang bisa saya bantu itu cuma ya begini-gini saja," ujar Gibran, Jumat (1/11/2019).

"Misal saya punya CSR. Saya punya les Inggris gratis muridnya sudah ribuan. Kalau saya cuma jadi pengusaha, yang bisa saya bantu cuma ribuan saja. Kalau saya bisa masuk politik, yang bisa saya bantu ya kalau di Solo 600.000 orang melalui kebijakan saya," imbuh dia. 

Sebagai bentuk keseriusannya maju di Pilwalkot Solo, Gibran akan menyerahkan sejumlah bisnisnya ke adiknya, Kaesang Pangarep. 

Ayah Jan Ethes Srinarendra pun telah mendaftarkan diri sebagai anggota PDI Perjuangan (PDIP) Kota Solo. 

Tapi, langkahnya maju di Pilkada Solo 2020 terkendala Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDIP Surakarta. 

Pengurus DPC memutuskan mengajukan pasangan Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa sebagai bakal calon wali kota dan wakil wali kota di Pilkada.

Achmad Purnomo merupakan Wakil Wali Kota Solo. Sementara Teguh ialah anggota DPRD Solo periode 2014-2019.

Berkas keduanya pun telah dikirim Rudy, untuk mendapatkan rekomendasi dari DPD dan DPP.

Meski begitu, Gibran tak menyerah, ia langsung sowan ke Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Hingga kini, belum dipastikan keputusan akhir dari usaha Gibran.

"Saya sampaikan keseriusan saya untuk maju (Pilkada Solo). Saya sampaikan juga ke Bu Mega, saya sudah punya KTA (kartu tanda anggota) PDIP dan saya tidak akan maju lewat independen seperti yang dikatakan di Solo kemarin. Itu tidak benar," ujar Gibran di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019).

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0