Minta Polemik Radikalisme Disudahi, Menag: Saatnya Fokus Layani Umat :: Nusantaratv.com

Minta Polemik Radikalisme Disudahi, Menag: Saatnya Fokus Layani Umat

Menag Fachrul Razi menyebut pihaknya akan fokus memberikan layanan terbaik kepada seluruh umat beragama.  
Minta Polemik Radikalisme Disudahi, Menag: Saatnya Fokus Layani Umat
Menag Fachrul Razi. (Dok. Humas Kemenag)

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Agama (Menag) Jenderal (Purn) Fachrul Razi berharap polemik terkait radikalisme, cadar, dan celana cingkrang disudahi. 

Ke depan, dia menyebut pihaknya akan fokus dalam memberikan layanan terbaik kepada seluruh umat beragama.  

Polemik tentang itu sudah clear. Saya minta maaf kalau sampai menimbulkan amarah. Kini, kami akan fokus melayani seluruh umat beragama seadil-adilnya - ujar Fachrul Razi.

Menag melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi VIII DPR di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, dilansir laman Kemenag, pada Kamis (7/11/2019).

Dikatakannya, proses menemukenali beragam permasalahan umat beragama yang terkait dengan tugas Kementerian Agama (Kemenag) terus dilakukan.

  1. Kritik Larangan Celana Cingkrang, Komisi VIII: Pelaku Bom Thamrin Pakai Jeans
  2. Respon Perubahan Sosial, Wamenag: Ulama Harus Ikuti Perkembangan Teknologi
  3. Timbulkan Polemik, Buku Aqidah Akhlak Gema Nusa Ditarik dari Peredaran

Pihaknya, sebut Fachrul Razi, juga telah mempresentasikan sejumlah program dan kegiatan untuk peningkatan kualitas kehidupan keagaman di Indonesia, baik menyangkut kerukunan, pendidikan agama dan keagamaan, serta haji dan sertifikasi halal.

Ada sejumlah target yang sudah dirumuskan. Penguatan moderasi beragama yang sudah masuk dalam RPJMN 2020-2024 juga akan segera diterjemahkan dalam bentuk program konkrit - terang Fachrul Razi. 

Juga terkait sertifikasi halal yang tahun ini sudah mulai berjalan penyelenggaraannya oleh BPJPH. Jadi kita mau ngebut. Semoga bermanfaat bagi masyarakat - tambah Menag. 

Tantangan ke depan lainnya yang menjadi konsentrasi Kemenag yakni diberlakukannya Undang-Undang (UU) Pesantren. Menurutnya, perangkat regulasi turunannya harus segera disiapkan agar bisa dijalankan. 

Sementara itu, terkait kerukunan, Menag mengatakan hal itu menjadi tugas bersama, seluruh elemen bangsa.

Kami akan menggandeng ormas keagamaan dan stakeholder lainnya untuk bergandengan tangan menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia - tukas Fachrul Razi.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0