Malam-malam Hasto Kunjungi GP Ansor, Mau Apa? :: Nusantaratv.com

Malam-malam Hasto Kunjungi GP Ansor, Mau Apa?

PDIP menurut Hasto saudara junior NU
Malam-malam Hasto Kunjungi GP Ansor, Mau Apa?
Kunjungan Hasto dan jajaran ke kantor GP Ansor. (Detik)

Jakarta, Nusantaratv.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto berkunjung ke kantor pengurus sayap organisasi Nahdlatul Ulama (NU), Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Kamis (17/1/2020) malam. 

Baca juga: Ini Rekomendasi Lengkap Rakernas I PDIP 

Hasto yang datang bersama anggota DPR dari PDIP sekaligus kader NU, Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) dan Nabil Haroen (Gus Nabil), diterima Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) dan jajaran.

Menurut Hasto, kedatangannya karena tugas partai, sebab PDIP baru saja menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I tahun 2020. 

Di Rakernas, PDIP membahas konsepsi tentang haluan negara yang berakar dari kepribadian bangsa dari seluruh sejarah peradaban Indonesia. Utamanya, menurut dia ialah seluruh upaya membangun Indonesia maju dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk oleh kalangan muda. Hal itu kata Hasto relevan untuk disampaikan ke GP Ansor. 

"Kami ingat apa yang disampaikan bung Karno saat beliau dibuang di Ende (NTT) bahwa Islam harus kuasa ilmu pengetahuan agar dapat mengejar ketertinggalan, ternyata disambut dengan sangat baik dan ini saudara sekandung pada dasarnya NU dan PDIP, karena akar PDIP adalah PNI 1927 dan NU 1926," ujar Hasto di kantor GP Anshor. 

PDIP, kata Hasto memposisikan diri sebagai saudara junior dari NU. Menurut dia, PDIP datang kepada senior untuk berbicara mengenai aspek-apsek kebangsaan dan akan dirancang juga kolaborasi antara PDIP dengan GP Ansor.

Kerja sama dalam konteks kaderisasi kepemimpinan dan kaderisasi kepemudaan yang merupakan tulang punggung kaum muda. Apalagi, kata dia, PDIP ataupun GP Ansor konsern terhadap kaum muda.

"Terima kasih, dan saya banyak cerita itu, saya juga ikuti NU ya meskipun di dalam pengalaman dengan seluruh kiai sepuh, tokoh nasionalis dan kita banyak titik temu saat jalan sejarah dan tirakatan, itu spiritualitas yang hidup dalam Indonesia," tutur Hasto.

Sementara, Gus Yaqut menyatakan kedatangan Hasto dan jajaran merupakan momen istimewa. Hasto, kata dia banyak berbagi ilmu tentang kebangsaan serta nasionalisme. Gus Yaqut merasa terkesan dengan pesan Bung Karno dalam membangun bangsa. Terutama saat mengaktualisasikan hubungan kelompok Islam dan nasionalis.

"Malam ini kami kader Gerakan Pemuda Ansor mendapat inspirasi bagaimana membangun kembali peradaban yang sudah luar biasa, insya Allah akan kita wujudkan dalam kerja sama lebih komplet, bisa jadi kaderisasi bisa jadi kegiatan lain yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, saya kira itu," tutur Gus Yaqut.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0