Mahfud MD: Sudah Genting, Terbitkan Perppu KPK :: Nusantaratv.com

Mahfud MD: Sudah Genting, Terbitkan Perppu KPK

Mahfud menyerahkan penilaian kondisi saat ini ke Jokowi
Mahfud MD: Sudah Genting, Terbitkan Perppu KPK
Mahfud MD. (CNNIndonesia.com)

Jakarta, Nusantaratv.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) untuk membatalkan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) hasil revisi. Mengingat, aksi unjuk rasa menolak UU KPK oleh mahasiswa berlangsung di berbagai penjuru Tanah Air.

"Kan memang sudah agak genting sekarang," kata Mahfud usai bertemu Jokowi bersama sejumlah tokoh, di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Meski begitu, menurutnya keadaan genting dan memaksa sebagai syarat penerbitan Perppu, merupakan subyektif Presiden untuk menafsirkannya.

"Itu hak subyektif Presiden bisa juga, tidak bisa diukur dari apa genting itu, presiden menyatakan 'Keadaan masyarakat dan negara seperti ini, saya harus ambil tindakan', itu bisa dan sudah biasa dan tidak ada dipersoalkan itu," tutur Mahfud.

Menurut Mahfud, selain penerbitan Perppu ada dua opsi lain yang bisa diambil. Pertama ialah melakukan legislative review, yakni DPR dan pemerintah segera melakukan revisi kembali terhadap UU KPK yang baru disahkan. Kedua adalah dengan mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi.

Tapi, kata Mahfud opsi penerbitan Perppu paling kuat disuarakan para tokoh saat bertemu Jokowi.

"Yang tadi cukup kuat disuarakan (dalam pertemuan) yaitu lebih bagus mengeluarkan Perppu agar itu ditunda dulu sampai ada suasana yang baik untuk membicarakan isinya, substansinya," kata Mahfud.

Adapun tokoh yang hadir dalam pertemuan di antaranya Goenawan Mohamad, Nono Makarim, Butet Kartaradjasa, Albert Hasibuan, Omi Kamaria Nurcholis Madjid, Heny Supolo, Mochtar Pabottinggi, Franz Magnis Suseno, Abdillah Toha, Zumrotin K. Susilo, Sudamek, Teddy Rachmat.

Lalu Erry Riana Hadjapamekas, Christine Hakim, Quraish Shihab, Toety Herati, Saparinah Sadli, Mahfud MD, Natalia Subagyo, Emil Salim, Harry Tjan Silalahi, Azyumardi Azra, Nyoman Nuarta.

Selanjutnya Kuntoro Mangkusubroto, Ismid Hadad, Marsilam Simanjuntak, Jajang C. Noer, Alisa wahid, Bivitri Susanti, Clara Yuwono, Munir Mulkhan, Tri Mumpuni, Feri Amsari, Hassan Wirayudha, Manuel Kasiepo, hingga Bachtiar Aly.

Sementara Jokowi didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan para Staf Khusus Presiden, Adita Irawati, Sukardi Rinakit, Ari Dwipayana, dan staf khusus Sekretaris Kabinet Alexander Lay.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0