Lagi, Beredar Daftar Nama Menteri Bayangan Kabinet Jokowi II :: Nusantaratv.com

Lagi, Beredar Daftar Nama Menteri Bayangan Kabinet Jokowi II

Berbagai laman berita online telah mengeluarkan daftar nama menteri kabinet Jokowi
Lagi, Beredar Daftar Nama Menteri Bayangan Kabinet Jokowi II
Kabinet kerja Presiden Jokowi-JK (Foto: Tempo)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pasca KPU menetapkan secara resmi Joko Widodo - KH. Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wapres RI 2019-2024, banyak beredar susunan menteri dalam kabinet Presiden Jokowi.

Salah satunya yang menarik yang dilansir dari laman tagar.id. Dalam daftar yang diterbitkan laman tersebut ada nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Moeldoko, Kapolri Tito Karnavian dan masih banyak lainnya.

Berikut ini daftar nama tersebut.

Susunan Kabinet Indonesia Kerja 2019-2024

Presiden RI: Ir. H. Joko Widodo

Wakil Presiden RI: Prof. Dr (HC) KH. Ma'ruf Amin

MENTERI KOORDINATOR

1. Menteri Koordinator Bidang Polhukam: Moeldoko (TNI)

2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto (Golkar)

3. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Prananda Prabowo (PDIP)

4. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan SDA: Surya Paloh (nasdem)

MENTERI

1. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno (Profesional)

2. Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas: Arif Budimanta (PDIP)

3. Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian (POLRI)

4. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi (Profesional)

5. Menteri Pertahanan: Agum Gumelar (TNI)

6. Menteri Hukum dan HAM: Yusril Ihza Mahendra (PBB)

7. Menteri Komunikasi dan Informatika: Angela Tanoesoedibjo (Perindo)

8. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Ahmad Basarah (PDIP)

9. Menteri Keuangan: Sri Mulyani (Profesional)

10. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN): Muhaimin Iskandar (PKB)

11. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah: Ali Sahroni (PPP)

12. Menteri Perindustrian: Sutrisno Bachir (Muhammadiyah)

13. Menteri Perdagangan: Hermawi Taslim (Nasdem)

14. Menteri Pertanian: Mindo Sianipar (PDIP)

15. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dakiri (PKB)

16. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimulyo (Profesional)

17. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Dedy Mulyadi (Golkar)

18. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Hasto Kristiyanto (PDIP) 

19. Menteri Agama: KH Maman Imanulhaq (PKB/NU)

20. Menteri Kesehatan/Kepala BKKBN: dr Hasto Wardoyo (PDIP)

21. Menteri Sosial: Yenny Wahid (NU)

22. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Grace Natalie (PSI)

23. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Prof Asep Saepudin (Profesional)

24. Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi: Ilham Habibie (Profesional)

25. Menteri Pemuda dan Olahraga: Agus Harimurti Yudhoyono (Demokrat)

26. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Emmy Hafild (Nasdem)

27. Menteri Perhubungan: Kevin Kirana (Nasdem)

28. Menteri Kelautan dan Perikanan: Ichsan Firdaus (Golkar)

29. Menteri Pariwisata: I Gde Pasek Suardika (Hanura)

30. Menteri Energi dan Sumber daya Mineral: Robert Kardinal (Golkar)

PEJABAT SETINGKAT MENTERI

1. Jaksa Agung: Trimedya Panjaitan (PDIP)

2. Panglima Tentara Nasional Indonesia: Hadi Tjahyanto

3. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia: Martua Sormin

4. Sekretaris Kabinet: Pramono Anung (PDIP)

KEPALA LEMBAGA PEMERINTAH NON KEMENTERIAN

1. Kepala Badan Intelijen Negara: Budi Gunawan

2. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Fery Latuhihin (Profesional)

3. Kepala Badan Ekonomi Kreatif: Nadiem Makarim (Profesional)

KEPALA LEMBAGA NONSTRUKTURAL

1. Kepala Staf Kepresidenan: Diaz Hendropriyono (PKPI)

Menanggapi hal tersebut, Peneliti Politik LIPI Wasisto Raharjo Jati menilai sususan menteri yang bocor duluan ke publik belum akurat dan tidak perlu ditanggapi secara serius. Sebab, masih ada deal-deal politik dalam beberapa bulan ke depan yang dapat berubah. 

“Belum final tepatnya,” kata Wasis mengutip Tagar, Selasa, 2 Juli 2019.

Ia berpendapat, semestinya kuota profesional independen dari CEO Gojek, Bukalapak, dan platform unicorn, serta figur profesional dari partai perlu dimasukkan ke jajaran menteri.

Wasis menyatakan semua kembali kepada hak prerogratif Presiden Jokowi. Dia yang paling berhak memutuskan perimbangan anggota kabinet berikutnya antara profesional, purnawirawan, dan kader partai politik.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0