Komisi VI DPR Setuju RUU Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia :: Nusantaratv.com

Komisi VI DPR Setuju RUU Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia

Tingginya impor Indonesia dari Australia juga diminta menjadi perhatian
Komisi VI DPR Setuju RUU Kemitraan Ekonomi Indonesia-Australia
Komisi VI DPR RI bersama Mendag Agus Suparmanto.

Jakarta, Nusantaratv.com - Komisi VI DPR RI setuju membawa Rancangan Undang-Undang Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) ke pembahasan tingkat II, atau segera disahkan dalam rapat paripurna DPR. Persetujuan ini seusai semua fraksi menyampaikan pandangan mini fraksi serta meneken draf RUU bersama Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto.

Baca juga: Komisi VI DPR Pertanyakan Penggunaan EBT di PLN 

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih, menjelaskan persetujuan RUU IA-CEPA hasil pembahasan intensif dan produktif yang dilakukan Komisi VI bersama pemerintah melalui rapat-rapat di DPR RI. Setelah ini pihaknya segera melapor kepada pimpinan DPR, sehingga bisa disahkan dalam rapat paripurna selanjutnya.

"Dengan telah diterima dan disahkannya RUU tersebut pada raker ini, maka selanjutnya kami akan melaporkan pada rapat pimpinan atau rapat konsultasi pengganti rapat Bamus DPR RI untuk dapat diagendakan pada rapat paripurna dan pengambilan keputusan pada pembicaraan tingkat II untuk disahkan menjadi undang-undang," ujar Gde di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2020) malam.

Sementara, anggota Komisi VI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Evita Nursanty memberikan sejumlah catatan sebelum memberikan persetujuan terhadap RUU.

Menurut dia, rendahnya tingkat ekspor dari Indonesia ke Australia dan tingginya impor Indonesia dari Australia selama beberapa tahun belakangan, harus mendapat perhatian serius pemerintah guna ditindaklanjuti.

"Pasalnya, penyebab dari rendahnya tingkat ekspor tersebut tidak disebabkan oleh hambatan tarif saja, sehingga pelaksanaan dari perjanjian kerja sama ini tentunya tidak akan langsung mendongkrak tingkat ekspor Indonesia ke Australia secara signifikan. Pemerintah harus memastikan agar perjanjian kerja sama ini nantinya benar-benar menguntungkan eksportir lokal kita, bukan sekedar meningkatkan akses pasar dari eksportir Australia," tuturnya 

Adapun Mendag Agus mengatakan, adanya perjanjian IA-CEPA ini investasi ditargetkan meningkat. Lalu meluasnya akses pasar perdagangan jasa, peningkatan perdagangan barang, didorongnya konsep economic powerhouse, adanya kerja sama ekonomi yang terfokus pada pengembangan kapasitas serta pengembangan sumber daya manusia (SDM). 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0