Komisi I Rekomendasikan Pemecatan Ketua Dewas TVRI :: Nusantaratv.com

Komisi I Rekomendasikan Pemecatan Ketua Dewas TVRI

Ketua Dewas dianggap tak mengindahkan permintaan DPR untuk tak memecat tiga direktur TVRI
Komisi I Rekomendasikan Pemecatan Ketua Dewas TVRI
Kantor TVRI. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Komisi I DPR RI merekomendasikan pemberhentian Ketua Dewan Pengawas (Dewas) TVRI Arif Hidayat Tamrin. Rekomendasi dikeluarkan seiring evaluasi terhadap kinerja anggota Dewas lainnya.

Baca juga: Helmy Yahya: Saya Terlanjur Jatuh Cinta Pada TVRI 

"Komisi I sudah mengeluarkan rekomendasi pemberhentian terlebih dahulu terhadap Ketua Dewas pada hari Senin 11 Mei 2020, sambil mengevaluasi kinerja anggota dewas lainnya," ujar Anggota Komisi I dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Charles Honoris, Rabu (13/5/2020).

Menurut Charles, dengan diterbitkannya pemecatan definitif kepada tiga direktur TVRI, maka Dewas melanggar kesimpulan rapat dengan Komisi I DPR pada Kamis (16/4/2020).

Salah satu kesepakatan rapat itu ialah meminta Dewas untuk mencabut Surat Pemberitahuan Rencana Pemberhentian (SPRP) terhadap tiga direktur non-aktif.

"Dalam hal ini Dewas telah melanggar UU MD3 dan melecehkan DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat. Tentu saja keputusan Dewas ini akan menjadi pertimbangan yang sangat serius bagi Komisi I DPR untuk segera melanjutkan evaluasi terhadap Dewas TVRI," tutur Charles. 

Sebelumnya, Dewas TVRI memberhentikan tiga direktur TVRI usai sebelumnya memberhentikan Direktur Utama TVRI Helmy Yahya.

Tiga direktur ini antara lain Direktur Program dan Berita Apni Jaya Putra, Direktur Keuangan Isnan Rahmanto, dan Direktur Umum Tumpak Pasaribu.

Surat pemberhentian ketiga direksi diserahkan pada Rabu (13/5/2020) oleh Dewas, yang ditandatangani Ketua Dewas Arif Hidayat Tamrin.

"Sebelumnya, Dewan Pengawas pertengahan April lalu dalam rapat dengar pendapat yang dilakukan secara virtual, telah mendapat peringatan keras dari anggota Komisi I, karena telah mengeluarkan surat pemberitahuan rencana pemberhentian (SPRP) kepada tiga direksi, namun hal itu tidak diindahkan dewan pengawas TVRI," ujar Ketua Komite Penyelamat TVRI Agil Samal, Rabu (13/5/2020).

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0