KH Said Agil: PDIP dan NU Sangat Bersahabat :: Nusantaratv.com

KH Said Agil: PDIP dan NU Sangat Bersahabat

KH Agil Siradj menyatakan bahwa Nahdatul Ulama sangat bersahabat dengan PDI Perjuangan sejak jaman Presiden Soekarno.
KH Said Agil: PDIP dan NU Sangat Bersahabat
Ketum PB NU KH Said Agil Siradj bersama Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto/ NTV Foto

Jakarta, Nusantaratv.com - Ketua Umum PB Nahdatul Ulama (NU) KH Said Agil Siradj menyatakan organisasi keislaman terbesar di Indonesia itu sangat bersahabat dengan PDI Perjuangan yang berakar dari Proklamator RI Bung Karno.

Menurut Kiai Said, sapaan akrabnya, NU dan PDI Perjuangan (PDIP) sudah bergandengan tangan sejak Indonesia berdiri dan merdeka.

"Antara NU dengan PDIP yang nasionalis sangat-sangat bersahabat. Jika seandainya tidak bergandengan santri dan nasionalis, belum tentu merdeka Indonesia," ujar Kiai Said di Pondok Pesantren Al Tsafaqah, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Kiai Said menegaskan NU menolak NKRI bersyariah. Diceritakannya kisah saat KH Wahid Hasyim ber-istiqarah dan setuju dihapusnya tujuh kata dari Piagam Jakarta. Dengan sebuah visi bahwa lebih penting memastikan Indonesia yang kuat terlebih dahulu.

Baca Juga: Pesan KH Ma'ruf Amin pada Rapat Pleno PBNU 2019

"Bahwa NKRI, Pancasila, dan UUD 1945 sudah final. Maka lebih baik kita isi saja kemerdekaan ini dengan amal-amal Islam," ungkap Kiai Said.

"Jadi persahabatan NU dengan kaum Nasionalis sangat penting harus kita jaga. Kalau tidak nanti kita seperti Timur Tengah," tambah Kiai Said.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto yang juga hadir pada acara tersebut mengatakan bahwa ada sejarah panjang antara Soekarnois dengan Nahdliyin. Maka itu, bisa dipahami banyak pihak yang tak senang ketika keduanya bersatu.

"Ketika Soekarnois dan Nahdliyin bersatu, banyak pihak tidak senang. Kita harus menjawab tantangan ini bersama-sama," kata Hasto.

"Maka fitnah bahwa PDI Perjuangan anti Islam sudah jelas tak benar. Bagaimana mungkin anti Islam, terbukti PDI Perjuangan dekat dengan NU," tutup Hasto.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0