Ketum Barnus: Usai Putusan MK Harusnya Tak Ada 01 dan 02 :: Nusantaratv.com

Ketum Barnus: Usai Putusan MK Harusnya Tak Ada 01 dan 02

Ketum Barnus Nurdin Tampubolon meminta polarisasi masyarakat dihentikan usai putusan MK
Ketum Barnus: Usai Putusan MK Harusnya Tak Ada 01 dan 02
Ketua Umum Barisan Nusantara (Barnus) Nurdin Tampubolon (kiri) bersama cawapres Ma'ruf Amin

Jakarta, Nusantaratv.com - Ketua Umum (Ketum) Barisan Nusantara (Barnus) Nurdin Tampubolon meminta polarisasi masyarakat akibat Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, dihentikan. Khususnya setelah putusan sengketa hasil Pilpres 2019 dibacakan majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK).

"Setelah putusan MK, harusnya tidak ada lagi istilah 01 (nomor urut Jokowi-Ma'ruf Amin) ataupun 02 (Prabowo-Sandiaga). Yang ada adalah rakyat Indonesia. Jadi istilah 01 dan 02 mari kita kubur dan mari kita sama-sama  mendukung Jokowi-KH Ma’ruf Amin," ujar Nurdin di Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Nurdin yakin Prabowo setuju dengan upaya persatuan dan kesatuan bangsa ini. Sebab Ketua Umum Gerindra itu merupakan mantan prajurit TNI, yang bersumpah setia menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Karena kenegarawanan Prabowo Subianto tidak perlu diragukan, nasionalisme beliau juga tidak perlu diragukan. Beliau juga seorang patriotisme karena beliau memiliki jejak rekam seorang prajurit yang baik sebagai anggota TNI sampai beliau menjadi Pangkostrad," tuturnya.

Kendati begitu, Nurdin berharap agar tetap ada oposisi di pemerintahan selanjutnya. Hal ini penting, demi mengontrol kebijakan yang dibuat pemerintah.

"Oposisi memperkuat struktur pemerintahan yang ada, sebagai chek and balance sehingga good governance terlaksana. Dan oposisi yang kuat bukanlah merusak atau melawan pemerintah," tandasnya. (Rizk)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0