Gerindra: Pemikiran Jokowi di Pemerintahan, Prabowo di Parlemen :: Nusantaratv.com

Gerindra: Pemikiran Jokowi di Pemerintahan, Prabowo di Parlemen

Gerindra ingin pemikiran Prabowo terwujud di MPR
Gerindra: Pemikiran Jokowi di Pemerintahan, Prabowo di Parlemen
Pertemuan Prabowo-Jokowi di Stasiun MRT Jakarta

Jakarta, Nusantaratv.com -Partai Gerindra memandang posisi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) strategis guna menjaga keutuhan bangsa dan negara. Karena itu, Gerindra menilai tak etis membahas pembagian kursi pimpinan MPR.

"Bagi saya kurang etis berbicara bagi-bagi kursi pimpinan MPR. Sebab MPR adalah lembaga terhormat. Lembaga yang memposisikan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan politik," kata Ketua Fraksi Gerindra MPR Fary Djemy Francis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Menurut Fary, tak perlu mempersoalkan sosok dan partai politik (parpol) yang akan menjadi pimpinan MPR. Sehingga Fary tak mempermasalahkan paket pimpinan MPR yang akan terbentuk.

"Ya kita enggak masalah itu, kita nggak mau bicara tentang paket-paket itu, tapi kita harus sepakat dulu bahwa MPR ini adalah lembaga strategis," kata dia. 

Meski begitu, Fary menegaskan perlu dicari figur yang tepat menjadi ketua dan wakil ketua MPR. Gerindra sendiri siap menyodorkan nama calon pimpinan MPR. 

"Dan untuk itu maka mari kita cari orangnya siapa yang tepat untuk menjadi ketua dan wakil ketua (MPR). Kalau ditanya apakah Gerindra siap? Kita siap untuk menjadi pimpinan MPR," tuturnya.

Fary pun mengatakan pemikiran Jokowi dan Prabowo Subianto tidak perlu dipertentangkan tapi harus dikolaborasikan. Jika pemikiran Jokowi tercermin dalam pemerintahan, Fary menyebut pemikiran Prabowo dapat diwujudkan melalui MPR.

"Alangkah lebih baik bila pemikiran-pemikiran Pak Jokowi tertuang di pemerintah, sementara pemikiran-pemikiran Pak Prabowo terejawantahkan di parlemen, dalam hal ini MPR. Mengingat, untuk pimpinan DPR sudah ada mekanisme dan ketetapannya," papar dia. 

"Yang dibutuhkan saat ini adalah bagaimana pemikiran-pemikiran besar Gerindra dalam menjaga marwah negara tertuang di parlemen, dalam hal ini MPR. Jadi, makna rekonsiliasi bukan soal bagi-bagi kursi. Tapi bagaimana caranya mengolaborasi kedua pihak yang kemarin berkompetisi menjadi satu kekuatan, demi masa depan bangsa Indonesia," imbuhnya. (Rizk)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0