FGD PDI Perjuangan tentang Strategi Pencegahan, Pengendalian,dan Penaggulangan HIV-AIDS dan Penyalahgunaan Narkoba :: Nusantaratv.com

FGD PDI Perjuangan tentang Strategi Pencegahan, Pengendalian,dan Penaggulangan HIV-AIDS dan Penyalahgunaan Narkoba

Tujuan adanya FDG ini adalah menyusun rekomendasi terkait strategi pencegahan, pengendalian dan penangulangan HIV – AIDS serta penyalahgunaan Narkoba yang nantinya, rekomendasi tersebut akan dibahas dalam Kongres V PDI Perjuangan yang akan digelar 8-10 Agustus 2019 di Bali
FGD PDI Perjuangan tentang Strategi Pencegahan, Pengendalian,dan Penaggulangan HIV-AIDS dan Penyalahgunaan Narkoba
Foto Ibu Dra HJ Sri Rahayu (Ketua DPP PDI Perjuangan Bid.Kesehatan Perempuan dan Anak

Jakarta, Nusantaratv.com Hari ini 2/8/2019 ketua PDI Perjuangan Bidang Kesehatan Perempuan dan Anak (Ibu Dra HJ Sri Rahayu) membuka Focus Group Discussion tentang “ Strategi Pencegahan, Pengendalian,dan Penaggulangan HIV-AIDS dan Penyalahgunaan Narkoba”.

Focus Group Discussion juga dihadiri beberapa kader serta narasumber lainnya seperti : Anggota Komisi II DPR-RI sekaligus Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Henry Yosodiningrat, Wasekjen Kemasyarakatan DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga, Direktur P2PML dr. Wiendra Waworuntu dan Psikolog dari Yayasan Kesehatan Perempuan Ninuk Widyantoro.

Adanya masalah HIV-AIDS dan Narkoba di anggap oleh partai PDI Perjuangan merupakan sesuatu yang sangatlah penting untuk lebih diperhatikan. Karena partai yang berlambang banteng ini sangatlah peduli akan masyarakat maka dianggap perlu untuk terlibat langsung dalam mengambil sikap dan juga mengatur kebijakan-kebijakannya.

Bicara soal HIV-AIDS ternyata ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, bagaimana kita memberi penyuluhan terhadap masyarakat agar tidak terkena penyakit ini, berupaya menguatkan atau memberi dukungan moril kepada si penderita yang telah terkena virus ini. Karena kita tidak perlu mendiskriminasi orang yang terjangkit virus ini, tetapi kita bisa mencegah dengan melakukan hal yang perlu agar tidak tertular. Dan HIV-AIDS lebih banyak terkena pada wanita yang bahkan sebenarnya di anggap wanita tersebut tidak pernah berbuat cela, namun karena pasangannya (suami) yang nakal maka wanita tersebutlah yang menjadi korban bahkan sampai kepada anaknya.

Berbicara soal narkoba juga adalah hal yang sangat meresahkan saat ini, dimana anak muda bahkan usia pelajar sudah mulai mengkonsumsi obat terlarang. Dimana biasanya para generasi muda yaitu pelajat dan juga mahasiswa mengkonsumsi ini dikarenakan beberapa hal seperti : rasa ingin tau, dibujuk/tekanan dari teman, stress dengan sekolah atau lingkungan. Sedangkan untuk usia dewasa mengkonsumsi narkoba biasanya karena : stress akan pekerjaan, memiliki cukup uang, gaya hidup, dan juga riwayat pakai sebelumnya . Ujar Riza Sarasvita (DIR Rehab BNN)

Untuk itu diperlukan juga Meningkatkan Ketahanan  Masyarakat, Penguatan Sistem Hukum dan membangun Sistem Pengawasan dan Intelejen.
 

Tujuan adanya FDG ini adalah menyusun  rekomendasi terkait strategi pencegahan, pengendalian dan penangulangan  HIV – AIDS serta penyalahgunaan Narkoba yang nantinya, rekomendasi tersebut akan dibahas dalam Kongres V PDI Perjuangan yang akan digelar 8-10 Agustus 2019 di Bali.Ujar Ibu Sri dalam Penutupan FDG 2/8/2019.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0