Dituding Komisaris Perusahaan Batu Bara, Ini Jawaban Kaesang :: Nusantaratv.com

Dituding Komisaris Perusahaan Batu Bara, Ini Jawaban Kaesang

Kaesang akui pernah punya saham, bukan miliki perusahaan batu bara
Dituding Komisaris Perusahaan Batu Bara, Ini Jawaban Kaesang
Tangkapan layar akun Twitter Kaesang Pangarep

Jakarta, Nusantaratv.com - Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, akhirnya angkat bicara mengenai tudingan dirinya merupakan komisaris sebuah perusahaan batu bara. Tuduhan ini pertama kali disampaikan sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang memproduksi film dokumenter 'Sexy Killer'. 

Pernyataan Kaesang, menanggapi banyaknya komentar mengenai dirinya yang disebut komisaris perusahaan batu bara usai film tersebut ramai beredar. Ia bahkan menunjukkan tangkapan layar netizen atau warganet, yang berkomentar pedas mengenai informasi tersebut. Hal ini berlangsung setiap kali dirinya mengunggah produk jualannya di akun media sosial. 

"Selalu ada yang komen seolah-olah saya punya perusahaan batu bara," tulis Kaesang dilengkapi tangkapan layar komentar netizen. 

Tak ambil pusing, Kaesang pun berharap komentar netizen itu bisa menjadi doa sehingga dirinya betul-betul menjadi komisaris perusahaan batu bara. 

"Banyak sekali yang mendoakan saya punya perusahaan batu bara," kata dia.

Kaesang mengakui dirinya pernah memiliki sedikit saham batu bara, bukan mempunyai perusahaan batu bara.

"Ya jujur saya pernah punya saham batu bara. Lha wong beli saham batu bara 100rb aja bisa kok," jelasnya.

Kaesang meminta netizen mengklarfikasi tudingan tersebut kepada pihak yang menuduhnya memiliki perusahaan batu bara.

"Sebenernya saya gak ngerti gimana sampe bisa ada kata “agak percaya” karena saya dan mas gibran gak pernah klarifikasi. Ya mbok tanya sama orang yang anda dengar itu sumbernya dari mana. Yang bikin pernyataan siapa, masa yang klarifikasi saya," papar Kaesang.

Diketahui, informasi jika Kaesang menjadi bos perusahaan batu bara terungkap dalam film 'Sexy Killers' yang sengaja diedarkan menjelang Pemilu Presiden (Pilpres) 17 April 2019 lalu. 

Dalam film, disebutkan Jokowi memiliki sebuah perusahaan bernama PT Rakabu Sejahtera yang didirikan pada 2009 dengan modal Rp 31 miliar. Perusahaan itu bergerak dalam bidang konstruksi, pembebasan lahan, real estate, properti, pengerjaan beton, instalasi mesin, dan jaringan telekomunikasi.

Perusahaan turut bergerak dalam bidang multimedia, reklame dan periklanan, pengembangan wilayah transmigrasi, mebel dan furnitur, pengolahan kayu, pengangkutan dan kebutuhan rumah tangga.

Awalnya, perusahaan ini dipegang anak pertama Jokowi, Gibran Rakabuming. Tapi kini posisi komisaris telah dilimpahkan kepada sang adik, Kaesang Pangarep.

Perusahaan tersebut dikatakan sebagian sahamnya dimiliki Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan lewat perusahaan tambang PT Toba Sejahtera.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0