BPIP Disebut Rizieq Pengkhianat Pancasila, Ngabalin: Ulama Jangan Fitnah :: Nusantaratv.com

BPIP Disebut Rizieq Pengkhianat Pancasila, Ngabalin: Ulama Jangan Fitnah

Ali Mochtar Ngabalin bela BPIP yang diserang Rizieq Syihab
BPIP Disebut Rizieq Pengkhianat Pancasila, Ngabalin: Ulama Jangan Fitnah
Ali Mochtar Ngabalin bersama Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri (Rakyatku)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab meminta Badan Pembinaan Ideologi Pancasila dibubarkan. Sebab selain pemborosan anggaran, kehadiran BPIP dianggap bertentangan dengan Pancasila itu sendiri. Pernyataan ini disampaikan Rizieq saat milad Ke-21 FPI, Sabtu (24/8), melalui video dari Mekah yang disiarkan langsung akun YouTube Front TV.

Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin membela BPIP dengan mempertanyakan balik pengetahuan Rizieq mengenai Pancasila dan BPIP. 

"Apa masalahnya dengan BPIP yang menurut Rizieq bermasalah, seberapa jauh pengetahuannya tentang Pancasila dan kehadiran BPIP yang meresahkan dirinya atau apa yang menjadi dasar bukti-bukti pengkhianatan yang dimaksudkan, kehebatan apa sih Rizieq, punya pemahaman tentang Pancasila? Sehingga berani menuduh BPIP itu sebagai bentuk institusi pengkhianat," ujar Ngabalin, Sabtu (24/8/2019).

Menurut Ngabalin, tujuan awal Presiden Jokowi membentuk BPIP sebagai upaya pemerintah untuk memfilter paham-paham yang jauh dari nilai Pancasila.

"Ikhtiar itulah maka Presiden Jokowi setelah tidak ada BP-7 membuat mengeluarkan peraturan presiden terkait pembentukan badan pembinaan ideologi Pancasila. Apa yang salah dari situ? Jadi kalau nanti Rizieq menggunakan diksi-diksi yang dengan meaning dengan akronim yang beda, badan pengkhianatan itu, seterusnya biar umat bangsa Indonesia memberikan penilaian seberapa tingkat kebenciannya Rizieq terhadap pemerintahan Jokowi, dan seberapa jauh kehebatannya Rizieq dalam memahami Pancasila," paparnya. 

Selaku ulama, Ngabalin meminta Rizieq menyampaikan kebaikan. Sebab hal itu yang sesungguhnya diajarkan agama. 

"Jangan begitu dong sebagai ulama, habaib, orang yang punya kepemahaman ilmu dengan baik, jangan menggunakan narasi diksi yang cenderung menimbulkan prasangka yang penuh dengan fitnah, nggak boleh dilarang oleh agama," tandasnya. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0