Ajak Milenial ke Politik, Gus Yazid: Kalau Bisa Mapan Dulu :: Nusantaratv.com

Ajak Milenial ke Politik, Gus Yazid: Kalau Bisa Mapan Dulu

Kaum muda juga diminta menjadi pengusaha
Ajak Milenial ke Politik, Gus Yazid: Kalau Bisa Mapan Dulu
Ahmad Yazid atau Gus Yazid.

Jakarta, Nusantaratv.com - Tokoh pemuda Ahmad Yazid atau Gus Yazid, mengajak kaum milenial terjun ke dunia politik guna memperbaiki keadaan. Namun, ia ingin sebelum memasuki gelanggang tersebut, generasi muda harus mapan secara ekonomi. 

Baca juga: Sondang Tampubolon: Milenial Harus Berani Ciptakan Kualitas Politik yang Baik 

"Kalau bisa mapan dulu dari pemikiran dan mapan ekonomi," ujar Gus Yazid di sela 'Dialog Publik: Peran Serta Pemuda dalam Mengisi Pembangunan' yang digelar Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), kawasan Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (28/12/2019). 

Kematangan berpikir dan finansial, menurut Gus Yazid penting. Agar saat masuk ke dunia politik, kaum muda tak tergoda dengan iming-iming materi yang bisa dengan mudahnya diperoleh dengan cara-cara yang melanggar hukum melalui kekuasaan yang dimiliki, seperti lewat korupsi.

"Kalau misalnya punya faith (keyakinan di) politik, silakan. Tapi ingat, jangan dijadikan panggung politik  untuk memperbaiki ekonomi pribadi. Terus mencari kekayaan di situ, Jangan, entar yang dikorbankan nanti rakyat," kata pengusaha tambang ini. 

Adapun kehadiran anak muda di politik dianggap sebuah keniscayaan. Sebab, menurut Gus Yazid, suka atau tidak nantinya para muda-mudi ini yang memimpin dan menentukan arah bangsa. 

"Pemuda itu adalah aset bangsa yang sangat berharga bukan hanya DKI Jakarta tapi juga skala nasional. Kalau pemuda suatu negara atau daerah bobrok, hancur, rusak, maka tinggal menunggu waktu negara atau daerah itu juga rusak," tuturnya 

Meski begitu, menurutnya berkontribusi untuk negeri bukan hanya melalui jalur politik. Dengan menjadi pengusaha, seseorang atau pemuda juga telah memberikan sumbangsih kepada bangsa. Sebab, profesi itu turut menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. 

"Kalau pengusahanya sudah semuanya gulung tikar, mau kerja di mana? Jadi PNS? PNS juga penerimaannya susah. Tidak semua orang mampu jadi PNS. Pemuda ke depan harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan," tandas bakal calon bupati Banyuwangi ini. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0