Usai Daging Anjing, Warga Sumut Keracunan Daging Babi :: Nusantaratv.com

Usai Daging Anjing, Warga Sumut Keracunan Daging Babi

Warga yang keracunan merupakan jemaat gereja
Usai Daging Anjing, Warga Sumut Keracunan Daging Babi
Warga yang keracunan daging babi. (Tribun)

Jakarta, Nusantaratv.com - Setelah keracunan daging anjing, warga Sumatera Utara (Sumut) kembali mengalami kondisi serupa. Kali ini, warga Dusun I Tungkam Jaya, Desa Pangkalan Siatak, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, yang keracunan setelah mengkonsumsi daging babi, pada Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Santap Daging Anjing, 27 Warga Simalungun Keracunan 

Mereka merupakan jemaat gereja, yang berjumlah 83 orang. 

Para jemaat, memakan daging babi saat mengikuti pesta dan doa bersama di gereja.

Mereka yang keracunan, saat ini telah mendapatkan perawatan medis dari petugas Dinas Kesehatan Langkat. 

Kapolsek Pangkalan Susu AKP Ilham, menjelaskan peristiwa ini diketahui saat jemaat mengeluh sakit dan berobat. 

Awalu, warga Dusun I Tungkam Jaya Desa Pangkalan Siatak, baik yang Muslim maupun Kristen, melakukan doa bersama untuk keselamatan warga di halaman gereja setempat.

Dalam doa bersama, jemaat gereja atau warga yang beragama Kristen, disajikan makanan berupa nasi dengan lauk olahan daging babi. 

Semeu warga yang beragama Islam, menyajikan makanan berupa nasi dan lauk ayam kampung.

Seusai acara, warga menyantap makanan yang disajikan. 

Setelah makan, warga kembali ke rumah masing-masing dan sebagian jemaat ada yang membawa pulang makanan. 

"Sekira pukul 23.00 WIB, sejumlah warga yang beragama Kristen mengeluh sakit pada perut, muntah-muntah, pusing, mencret dan sebagian ada yang demam," tutur Ilham. 

"Warga yang diduga keracunan makanan berkumpul di Gereja GKPI untuk diperiksa kesehatannya oleh tim medis dari Puskesmas Pangkalan Susu," imbuhnya. 

Ada pula korban yang dirujuk ke RSU Pangkalan Brandan, antara lain Paula (50), Edi (12), Herlina (40), Hotlen (68), Derita (50), Tumiar (70).

Hasil pemeriksaan menunjukkan, warga keracunan akibat memakan hidangan daging babi. 

"Ada barang bukti sisa makanan yang berasal dari tempat acara doa bersama," ucap Ilham.

Total 83 warga yang keracunan, 7 dirawat di RS Pertamina Brandan, dan 76 orang dirawat di rumah masing-masing. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0