RS Hasan Sadikin Bandung Terima Pasien Diduga Terpapar Virus Corona :: Nusantaratv.com

RS Hasan Sadikin Bandung Terima Pasien Diduga Terpapar Virus Corona

Hari Minggu (26/1/2020) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung kedatangan dua orang pasien diduga terpapar virus corona.
RS Hasan Sadikin Bandung Terima Pasien Diduga Terpapar Virus Corona
Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung terima pasien rusukan diduga terpapar virus corona./jabarnews.com

Nusantaratv.com - Hari Minggu (26/1/2020) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung kedatangan dua orang pasien diduga terpapar virus corona. Pihak rumah sakit pun lalu melakukan penanganan secara intensif, kedua pasien setelah dari UGD langsung dimasukkan ke dalam ruang isolasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Dari kedua pasien tersebut, satu orang merupakan warga negara asing yang berasal dari China usia 31 tahun yang baru datang dari negaranya. Seorang lagi pasien laki merupakan warga negara Indonesia yang menjadi penterjemah pasien yang pertama.

Mereka dirujuk dari Rumah Sakit Kawaluyan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (26/1/2020).Sedangkan warga negara Indonesia masuk melalui IGD, namun langsung masuk rawat inap RSHS.

Baca Juga: Para Ahli Sebut Virus Corona Bisa Dibunuh, Obatnya Sudah Ditemukan?

“Sorenya sudah (WNA) dipindah ke isolasi rawat inap. Soal pekerjaannya (berhubungan dengan proyek KCIC) belum tahu,” kata Kepala IGD RSHS Bandung, dr Tommi.

Dugaan pasien terjangkit virus corona karena berdasarkan surat rujukan, bahwa pasien mengalami demam hingga menggigil disertai sakit tenggorokan. Sedangkan warga negara Indonesia yang diduga sebagai translatornya (penerjemah) diperiksa karena dikhawatirkan ikut terjangkit.

“(Pasien WNA) Ada riwayat pulang dari China. Tadi saat terima surat rujukan, tim saya langsung menggunakan pakaian khusus,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Humas RSHS Reny Meisuburryani menyatakan pasien suspect corona tersebut sudah ditangani di Ruang Infeksi Khusus Kemuning (RIKK). Hanya saja, semua keterangan mengenai hal ini akan disampaikan secara resmi hari ini, Senin (27/1).

Sumber: merdeka.com

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0