Pascagempa Sukabumi, 202 Rumah Rusak, 3 Luka dan 173 Warga Mengungsi :: Nusantaratv.com

Pascagempa Sukabumi, 202 Rumah Rusak, 3 Luka dan 173 Warga Mengungsi

Gempa Terasa di Sejumlah Wilayah Meliputi Kota Bogor Sekitar 4-6 Detik dan Terasa Sedang Hingga Kuat di Kota Sukabumi Sekitar 4-5 Detik.
Pascagempa Sukabumi, 202 Rumah Rusak, 3 Luka dan 173 Warga Mengungsi
Gempa bermagnitudo 5.0 guncang Sukabumi, Jabar, mengakibatkan 173 warga mengungsi. (IDN Times)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pascagempa dengan magnitudo 5,0 di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), pada Selasa (10/3/2020), mengakibatkan 202 rumah rusak, 3 orang terluka serta 173 warga mengungsi.   

BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Sukabumi segera melakukan penanganan darurat dengan mendirikan tenda guna menampung 173 warga Kampung Cipicung, Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jabar.

Agus Wibowo, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/3/2020), menyebut 3 orang yang terluka telah mendapatkan perawatan di klinik kesehatan terdekat.

"Tidak ada korban jiwa pascagempa yang dirasakan kuat sekitar 5 detik di Kabupaten Sukabumi. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Sukabumi menyebutkan 202 rumah di wilayah Kabupaten Sukabumi mengalami kerusakan," ujar Agus.

Baca Juga: Pascagempa NTB, Lebih Dari 167 Ribu Rumah Warga Terbangun

Dia merinci rumah yang rusak di Sukabumi mencapai 202 unit. Di antaranya, rumah rusak berat (RB) 48 unit, rusak sedang (RS) 91 unit dan rusak ringan (RR) 63 unit. "Dampak kerusakan rumah tersebar di Kecamatan Kalapanunggal, Cidahu dan Kabandungan," lanjutnya.

Total kerusakan di Kalapanunggal berjumlah 166 unit dengan rincian RB 41 unit, RS 75 unit dan RR 50 unit. Rumah rusak di Kecamatan Cidahu total 11 unit dengan rincian rumah RS 7 unit dan RR 4 unit, sedangkan di Kecamatan Kabandungan total rumah rusak berjumlah 25 unit, RB 7 unit, RS 9 unit dan RR 9 unit. Satu masjid di kecamatan ini juga mengalami kerusakan dengan kategori sedang.

Selain Sukabumi, Agus mengungkapkan gempa juga menimbulkan kerusakan tempat tinggal di Bogor, Jabar. BPBD Kabupaten Bogor mencatat total kerusakan rumah di Kecamatan Pamijahan berjumlah 20 unit, dengan rincian rumah RB 7 unit, RS 9 unit dan RR 4 unit.

"Kerusakan rumah tersebut tersebar di Desa Gunungbunder 1 dengan rumah RR 1 unit, Cibunian rumah RS 9 unit dan RR 1 unit, Purwabakti rumah RB 7 unit, Cibitung Kulon rumah RR 1 unit dan Pasarean rumah RR 1 unit.

TRC BPBD Kabupaten Sukabumi saat ini sedang melakukan kaji cepat di wilayah Kecamatan Kalapanunggal, sedangkan TRC BPBD Kabupaten Bogor telah berada di Kecamatan Pamijahan untuk kaji cepat. Dalam melakukan kaji cepat, TRC BPBD mengalami kesulitan saat kaji cepat di dua desa di Kecamatan Klapanungga karena listrik padam.

Berdasarkan laporan, gempa terasa di sejumlah wilayah meliputi Kota Bogor sekitar 4-6 detik, terasa sedang hingga kuat di Kota Sukabumi sekitar 4-5 detik, terasa lemah di Kabupaten Lebak, Banten dan terasa lemah di Jakarta sekitar 5-8 detik dan terasa sedang di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.
 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
1
wow
0