Padati Pameran Rempah PDIP, Pengunjung: Baru Tahu Banyak Jenis Kopi Indonesia :: Nusantaratv.com

Padati Pameran Rempah PDIP, Pengunjung: Baru Tahu Banyak Jenis Kopi Indonesia

Hingga hari ketiga masyarakat dan kader masih penuhi pameran rempah PDIP
Padati Pameran Rempah PDIP, Pengunjung: Baru Tahu Banyak Jenis Kopi Indonesia
Pameran rempah di Rakernas I PDIP.

Jakarta, Nusantaratv.com - Hingga hari ketiga, Minggu (12/1/2020) masyarakat masih antusias berkunjung ke pameran rempah khas Indonesia di arena Rakernas I PDI Perjuangan (PDIP). 

Baca juga: Megawati Beri Sanksi 26 Kader di Rakernas, Salah Satunya Gara-gara Merokok 

Bertempat di Hall B1 JIExpo, Kemayoran, Jakarta, ratusan masyarakat nampak menikmati pameran kekayaan bangsa Indonesia itu. 

Mulai dari pintu masuk pameran rempah, mata pengunjung sudah dimanjakan dengan rempah bumbu masak khas Indonesia. Seperti cabai, bawang, lengkuas, kunyit, ketumbar, andaliman, dan lain sebagainya.

"Saya ibu rumah tangga, mau lihat-lihat saja ke sini, kebetulan saya suka masak, enggak ada tujuan khusus sih, cuma mau lihat-lihat saja, ini sama suami dan anak," ujar Annisa, warga Jakarta Selatan. 

Ia mengunjungi lokasi setelah mengetahui adanya pameran rempah di Rakernas. Annisa kebetulan melintas sekitar lokasi, karena ia bersama keluarganya hendak bertamasya ke kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Ada pula Alif, pemuda dari Pondok Gede, Jakarta Timur yang takjub dengan kesuburan tanah Indonesia dengan hasil rempah yang melimpah ruah. 

Dia mengaku sudah ke stand Jawa Barat, Jambi, Tapanuli Utara, hingga Kementerian Pertanian. Salah satu yang membuatnya bangga adalah biji kopi yang ternyata tersebar di banyak wilayah Indonesia. 

"Saya sih baru tahu, ternyata banyak jenis kopi di Indonesia," ucapnya. 

Sementara, Ketua DPP PDIP bidang Koperasi dan Peningkatan Kesejahteraan Rakyat, Mindo Sianipar mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tak menurun meski di hari libur. 

"Ya praktis hari ketiga ini banyak antusias. Dan memang yang ditampilkan ini semua banyak dibutuhkan oleh masyarakat, baik di kota maupun di desa," jelas Mindo seraya memantau pameran. 

Ia menjelaskan, salah satu tujuan pameran rempah digelar PDIP adalah agar orientasi pemerintah pusat bertumpu di desa. Menurutnya, perekonomian di desa harus bergerak agar masyarakat desa tak keluar sehingga meminimalisir urbanisasi.

Lebih lanjut, industri 4.0 dengan skema robotisasi pasti akan mengurangi tenaga kerja. Di sisi lain, sebagian masyarakat Indonesia pasti sewaktu-waktu akan pulang ke kampung. 

"Nah buatlah desa untuk menampung mereka. Ini kalau dikerjakan, semua ini meningkatkan dan memperkuat daya dukung desa. Jadi kalau mereka kembali ke desa, daya dukungnya sudah ada. Itulah pameran ini dirancang," tandas Mindo. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0