Kemlu RI Sampaikan Mitigasi Wabah COVID-19 di Indonesia Pada Korps Diplomatik :: Nusantaratv.com

Kemlu RI Sampaikan Mitigasi Wabah COVID-19 di Indonesia Pada Korps Diplomatik

Wamenlu Menggarisbawahi Kebijakan Presiden Jokowi Dalam Memitigasi Dampak COVID-19.
Kemlu RI Sampaikan Mitigasi Wabah COVID-19 di Indonesia Pada Korps Diplomatik
Video conference Mahendra Siregar (Wakil Menteri Luar Negeri). (Dok. Humas Kemenlu)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyampaikan kebijakan pemerintah Indonesia dalam mengatasi dampak wabah virus corona (COVID-19) kepada Korps Diplomatik melalui video conference, Jumat (3/4/2020).

Mahendra Siregar, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), menggarisbawahi kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam memitigasi dampak COVID-19, melalui video conference interaktif dengan lebih dari 120 Kedutaan Besar dan Organisasi Internasional di Jakarta.

Dilansir dari laman kemlu.go.id, Jumat (3/4/2020), video conference disampaikan Wamenlu bersama Suahasil Nazara (Wakil Menteri Keuangan) dan Achmad Yurianto (Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 sekaligus Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI). Penyampaian ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya diadakan pada 17 Maret 2020.

Mahendra membeberkan langkah kunci yang telah diambil Pemerintah RI, antara lain terkait deklarasi status Darurat Kesehatan Masyarakat dan Peraturan Pemerintah tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Wamenlu juga memberikan kepastian pelayanan konsuler untuk Perwakilan Asing dan Organisasi Internasional tetap disediakan, baik secara langsung (dengan perjanjian sebelumnya) maupun jarak jauh melalui telefon dan daring. 

Baca Juga: Prihatin, Xi Jinping Yakin Indonesia Pasti Bisa Atasi Wabah COVID-19

Mahendra juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan bantuan negara-negara sahabat, sekaligus mengajak optimalisasi penggunaan hotline serta koordinasi yang lebih kuat dalam meminimalisir dampak penyebaran COVID-19.

Sementara itu, Achmad Yurianto, mengumumkan data terbaru kasus positif, pasien sembuh, dan kematian yang berkaitan dengan COVID-19 di Indonesia, dengan penekanan khusus kepada kasus yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA).

Lebih lanjut, Yurianto menyampaikan protokol-protokol evakuasi terkait WNA (pasien positif COVID-19, jenazah terdiagnosis COVID-19, dan pasien penyakit lain) dan terkait repatriasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdiagnosis positif COVID-19.

Sedangkan Suahasil Nazara menyampaikan dampak dari COVID-19 adalah resesi global, sehingga Indonesia perlu menjalankan langkah-langkah luar biasa untuk meminimalisasi dampak di dalam negeri.

Dia juga merinci paket stimulus ekonomi sebesar Rp405,1 triliun yang terbagi pada empat kategori yakni pemulihan perekonomian, pemotongan pajak usaha dan bantuan untuk UMKM, bantuan sosial, dan kesehatan umum.

Video conference tersebut diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berjalan interaktif dan baik. Kegiatan ini akan diselenggarakan secara berkala dengan korps diplomatik di Jakarta untuk menyampaikan perkembangan lainnya dan memperkuat koordinasi dalam penanganan COVID-19.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0