Kementerian PUPR Prioritaskan Prasarana Sarana Air Bersih di Lebak Banten :: Nusantaratv.com

Kementerian PUPR Prioritaskan Prasarana Sarana Air Bersih di Lebak Banten

Kementerian PUPR Prioritaskan Prasarana Sarana Air Bersih dan Sanitasi Bagi Korban Banjir Bandang di Lebak Banten
Kementerian PUPR Prioritaskan Prasarana Sarana Air Bersih di Lebak Banten
Menteri PUPR saat meninjau korban banjir di Lebak, Banten/ PUPR

Banten, Nusantaratv.com - Menindaklanjuti kunjungan Presiden Joko Widodo yang juga didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat meninjau penanganan warga yang terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak, Provinsi Baten, beberapa waktu lalu.

Menteri PUPR mengatakan, dalam masa tanggap darurat, yang paling penting adalah ketersediaan prasarana dan sarana air bersih dan sanitasi untuk keperluan sehari-hari bagi para korban dan pengungsi.

"Kami sangat concern dengan air bersih terutama di tempat-tempat pengungsian. Kita juga manfaatkan instalasi pengolahan air minum (IPA) terdekat maupun IPA mobile untuk mensuplai air bersih, khususnya ke posko pengungsian," kata Menteri PUPR.

Baca Juga: NTB Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Kementerian PUPR sendiri melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Banten Direktorat Jenderal Cipta Karya telah mengirimkan prasarana dan sarana yang telah tersebar di beberapa titik posko pengungsi di Kabupaten Lebak seperti di Kecamatan Sajira dan Lebak Gedong yang meliputi 4 unit mobil tangki air berkapasitas 4000 liter/detik, 12 unit Hidran Umum berkapasitas 2000 liter/detik, 3 unit tenda pleton pengungsi, Toilet Mobil sebanyak 3 unit, 1 unit Dump Truck, serta personil 15 orang.

Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Lebak telah mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur yakni 22 buah jembatan gantung non permanen, 3 buah jembatan gantung non permanen, 3 buah jembatan komposit, 1 buah jembatan rangka, serta 2 buah jalan kabupaten.

"Dalam dua minggu ini jembatan yang rusak akan kita mulai kerjakan, agar konektivitas antar desa dapat kembali normal," jelas Menteri PUPR.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0