DPR-Kemendikbud Sepakat Tiadakan UN Tahun Ini :: Nusantaratv.com

DPR-Kemendikbud Sepakat Tiadakan UN Tahun Ini

Ketua Komisi X Dewan perwakilan Rakyat (DPR) Syaiful Huda mengatakan DPR dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sepakat UN ditiadakan
DPR-Kemendikbud Sepakat Tiadakan UN Tahun Ini
DPR dan Kemendikbud sepakat UN tahun ini ditiadakan./elshinta.com

Nusantaratv.com - Untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus corona, Ketua Komisi X Dewan perwakilan Rakyat (DPR) Syaiful Huda mengatakan DPR dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sepakat pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini ditiadakan.

“Dari hasil rapat konsultasi DPR dan Kemendikbud, disepakati pelaksanaan UN SMP dan SMA ditiadakan untuk melindungi siswa dari Covid-19,” ujar Syaiful dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/3).

Kesepakatan itu didasarkan atas penyebaran Covid-19 yang kian masif. Sementara jadwal UN SMA harus dilaksanakan pada 30 Maret, begitu juga UN SMP yang telah dijadwalkan paling lambat akhir April mendatang.

“Penyebaran wabah Covid-19 diprediksi akan terus berlangsung hingga April, jadi tidak mungkin kita memaksakan siswa berkumpul melaksanakan UN di bawah ancaman wabah Covid-19, sehingga kami sepakat UN ditiadakan,” ujar dia.

Sebagai gantinya Huda menyebutkan saat ini Kemendikbud tengah mengaji opsi pelaksanaan Ujian Sekolah berstandar Nasional (USBN). Namun opsi tersebut baru akan diambil jika sekolah mampu menyelenggarakan USBN dalam jaringan (daring).

Baca Juga: Wow Petai Segede Gaban Ditemukan, Bikin Warga Geger

“Kami sepakat opsi USBN ini hanya bisa dilakukan jika dilakukan secara daring, karena pada prinsipnya kami tidak ingin ada pengumpulan siswa secara fisik di gedung-gedung sekolah,” ujar dia.

Kalau pun USBN via daring juga tidak dapat dilakukan, sebagai opsi terakhir metode kelulusan akan dilakukan dengan cara menimbang nilai kumulatif siswa selama belajar di sekolah.

Untuk tingkat SMA dan SMP, kelulusan siswa akan ditentukan dari nilai kumulatif mereka selama tiga tahun belajar. Sedangkan untuk siswa SD, kelulusan akan ditentukan dari nilai kumulatif selama enam tahun mereka belajar.

“Jadi nanti sekolah akan menimbang nilai kumulatif yang tercermin dari nilai rapor dalam menentukan kelulusan seorang siswa, karena semua kegiatan kurikuler atau ekstrakurikuler siswa terdokumentasi dari nilai rapor,” kata dia.

Sumber: reublika.co.id

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0