Batal Nikah di Luar KUA, Biaya Bisa Dikembalikan, Ini Syaratnya :: Nusantaratv.com

Batal Nikah di Luar KUA, Biaya Bisa Dikembalikan, Ini Syaratnya

Calon Pengantin Hanya Dapat Mengajukan Pendaftaran Pencatatan Nikah Secara Online.
Batal Nikah di Luar KUA, Biaya Bisa Dikembalikan, Ini Syaratnya
Ilustrasi. (Bincang Syariah)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Agama (Kemenag) hanya melayani pencatatan nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) selama pendemi virus corona (COVID-19). Bagi calon pengantin (catin) yang telah menyetor biaya nikah di luar KUA ke kas negara, dapat mengajukan pengembalian.

"Kemenag hanya melayani pencatatan pernikahan di KUA. Bagi para calon pengantin yang telah mendaftar untuk melakukan pencatatan nikah di luar KUA dan telah menyetor biaya pencatatan biaya nikah sebesar Rp 600 ribu ke kas negara, maka diantisipasi dengan mengembalikan biaya pencatatan nikah," kata Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi saat rapat virtual dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta, dikutip dari laman kemenag.go.id, Rabu (08/04).

Saat ini, ungkap menteri asal Banda Aceh itu, calon pengantin hanya dapat mengajukan pendaftaran pencatatan nikah secara online, melalui laman simkah.kemenag.go.id.

"Pelaksanaan pencatatan nikah setelah 1 April 2020 ditiadakan. Bagi catin yang ingin mendaftarkan pencatatan nikah tetap dapat melakukan pendaftaran secara daring dan pelaksanaan akad nikah tidak dalam masa COVID-19. Berarti akan dilayani setelah selesai masalah wabah COVID-19," tuturnya.

Baca Juga: Darurat COVID-19, Kemenag Minta Masyarakat Tunda Akad Nikah

Selain itu, layanan di KUA Kecamatan akan ditiadakan. Hal itu dilakukan untuk mengurangi potensi kontak jarak dekat dan menciptakan kerumunan. "Layanan di KUA Kecamatan seperti bimbingan perkawinan bagi catin, konsultasi perkawinan, bimbingan manasik, dan bimbingan keagamaan lainnya yang berpotensi menjalin kontak jarak dekat sera menciptakan kerumunan ditiadakan," ungkap mantan Wakil Panglima TNI (1999-2000) itu.

Terpisah, Kamaruddin Amin, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, menjelaskan calon pengantin yang akan mengajukan pengembalian biaya nikah, dapat mengunduh surat permohonan di laman bimasislam.kemenag.go.id.

Beberapa persyaratan yang perlu dilengkapi calon pengantin untuk mengajukan pengembalian biaya nikah, sebagai berikut: 

1. Permohonan hanya dapat dilakukan oleh salah satu calon pengantin
2. Surat permohonan pengembalian setoran yang ditandatangani di atas materai
3. Fotokopi bukti pendaftaran nikah model N2 yang dilegalisir Kepala KUA Kecamatan
4. Fotokopi Bukti Penerimaan Negara (BPN)/Bukti Transfer yang dilegalisir KUA Kecamatan
5. Fotokopi KTP kedua calon pengantin
6. Fotokopi buku rekening tujuan pengembalian Pemohon (rekening harus aktif serta fotokopi harus terang dan jelas)
7. Fotokopi NPWP Pemohon (jika ada) 
8. Nomor telepon pemohon yang bisa dihubungi

Nantinya persyaratan tersebut dikirimkan ke Direktorat Jenderal Bimas Islam, dengan alamat: Gedung Kementerian Agama Jalan M.H.Thamrin No. 6 Lantai 6, Jakarta Pusat.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0