Tito Minta Nadiem Bantu Mahasiswa Papua yang Terancam DO :: Nusantaratv.com

Tito Minta Nadiem Bantu Mahasiswa Papua yang Terancam DO

Menurut Tito kondisi ini merupakan kekhususan, sehingga diperlukan perlakuan yang berbeda
Tito Minta Nadiem Bantu Mahasiswa Papua yang Terancam DO
Mendagri Tito Karnavian.

Jakarta, Nusantaratv.com - Mendagri Tito Karnavian meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim membantu mahasiswa asal Papua yang terancam dropout (DO) atau dikeluarkan oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia. 

Baca juga: Asyik! Nadiem Beri Mahasiswa Magang Uang Saku Rp 1,2 Juta 

Mereka terancam di-DO lantaran memilih meninggalkan bangku perkuliahan pasca kasus rasisme di Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu. Lantaran sudah lama tak mengikuti perkuliahan, banyak kampus menolak mereka kembali.

"Beberapa sekolah yang sudah ditinggalkan banyak yang tidak mau menerima karena tidak ikuti pelajaran sehingga terancam dropout. Ini kekhususan dan ini kami minta kepada Mendikbud agar mereka dapat diterima ke sekolah masing-masing," ujar Tito saat rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020). 

Menurut Tito, para mahasiswa pulang ke tanah kelahirannya setelah adanya maklumat Majelis Rakyat Papua (MRP). Saat ini, maklumat itu telah dicabut, sehingga mahasiswa berangsur kembali ke perguruan tinggi masing-masing.

Tito menuturkan, saat peristiwa rasisme di Surabaya, terdapat 618 pelajar Papua yang memutuskan pulang kampung. Sebanyak 134 orang telah kembali ke sekolahnya, sementara 484 pelajar masih di Papua.

Mereka yang belum kembali ke sekolah tengah ditangani para tokoh di Papua. Tito mengaku sudah meminta Pemerintah Provinsi Papua untuk mengurus persoalan ini.

"Kerja sama Pemda MRP, DPRP, mendata mana yang mau kembali dan tidak mau kembali, termasuk komunikasikan dengan Kemendikbud untuk instruksikan ke sekolah anak-anak tersebut," tandas mantan Kapolri.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0