Menteri Nadiem Hapus Ujian Nasional? :: Nusantaratv.com

Menteri Nadiem Hapus Ujian Nasional?

Kemendikbud saat ini masih mengkaji rencana itu
Menteri Nadiem Hapus Ujian Nasional?
Mendikbud Nadiem Makarim.

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dikabarkan tengah mempertimbangkan menghapus ujian nasional (UN). Kementerian tengah mematangkan rencana itu. 

Baca juga: Nadiem Masuk Daftar 100 Pemimpin Versi Majalah TIME 

Seorang pejabat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud, serta seorang anggota staf khusus Mendikbud Nadiem Makarim, turut membedah persoalan ini bersama Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). 

Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Abdul Mu’ti, membenarkan pertemuan yang mengulas evaluasi kebijakan dan regulasi untuk meningkatkan mutu pendidikan itu. 

"Kami mengeksplorasi berbagai sistem evaluasi, salah satunya soal ujian nasional," ujar Abdul. 

Tapi, kata dia diskusi selama dua jam itu belum secara khusus membahas persoalan UN. Pembahasan masih berkutat perihal kebijakan tentang peningkatan mutu pendidikan. Kendati belum ada keputusan resmi, Abdul memastikan lembaganya setuju jika Kementerian Pendidikan menghapus ujian nasional. 

"Secara kelembagaan, BSNP akan mengikuti apa pun keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan," jelas Abdul.

Sementara, Sekretaris BSNP Arifin Junaidi, menyebut ada dua pilihan yang berkembang saat ini, yaitu menghapus UN atau tetap mengadakan ujian nasional tapi tak lagi diperuntukkan bagi siswa kelas III sekolah menengah atas (SMA) ataupun sekolah menengah pertama (SMP). Ujian nasional, hanya akan dikhususkan bagi siswa kelas II atau kelas VIII SMP dan kelas XI SMA. 

"Tapi, sampai saat ini, belum ada yang final. Yang sudah final itu adalah ujian nasional tetap ada pada 2020," kata dia. 

Keinginan menghapus ujian nasional pertama kali dicetuskan Nadiem, dua minggu setelah ia resmi menjabat Mendikbud. Nadiem mengatakan akan mengkaji pelaksanaan ujian nasional serta penerimaan siswa baru berdasarkan zonasi.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan, Ade Erlangga Masdiana, membenarkan Kementerian sedang mengkaji ujian nasional. Tapi, pihaknya takkan membuat keputusan apa pun soal ujian nasional sebelum hasil kajiannya rampung.

Walau demikian, ia memastikan, UN 2021 akan berbeda dengan saat ini. Tapi ia masih merahasiakan perbedaan tersebut. "Belum bisa disampaikan. Tunggu saja," jelas Ade. (Koran Tempo) 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0