Beberapa Fakta Mendikbud Nadiem, yang Maunya Dipanggil 'Mas Nadiem' :: Nusantaratv.com

Beberapa Fakta Mendikbud Nadiem, yang Maunya Dipanggil 'Mas Nadiem'

Banyak dari para menteri Jokowi yang mendadak populer di sosial media usai resmi dilantik. Dan salah satunya adalah Mendikbud Nadiem Makarim.
Beberapa Fakta Mendikbud Nadiem, yang Maunya Dipanggil 'Mas Nadiem'
Nadiem Makarim

Jakarta, Nusantaratv.com- Kabinet menteri pada kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode ke duanya ini memang banyak menarik perhatian masyarakat Indonesia. Banyak dari para menteri yang mendadak populer di sosial media usai resmi dilantik. Berbicara populer,  rasanya menteri yang satu ini masih menduduki posisi teratas di hati netizen Indonesia.

Siapa lagi kalau bukan  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Ya, dari hasil penelitian Center for Digital Society (CfDS) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (Fisipol UGM) terhadap pembahasan di media sosial terkait menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju,  Nadiem adalah yang palimg banyak dibicarakan warga net.

“Nadiem paling populer dicari. Padahal, ia tidak memiliki akun medsos, namanya justru paling dicari di medsos,” ujar Peneliti Center for Digital Society (CfDS) Fisipol UGM, Paska Darmawan seperti dilansir situs resmi UGM, Jakarta, Selasa (29/10/2019).

Dan berikut ini, beberapa fakta menarik Mendikbud Nadiem.

 

1. Nadiem tak mau dipanggil 'Pak', maunya 'Mas'

Nadiem ternyata tak mau dipanggil "pak", dirinya lebih memilih disapa dengan "Mas". Hal tersebut terucap saat Nadiem menyampaikan sambutannya dalam acara lepas sambut di Kantor Kemendikbud.

Melansir Okezone, awalnya Nadiem bercerita bahwa banyak rekan dan media yang bertanya apa program 100 harinya usai menjadi menteri. Tapi, di awal jawaban, dia justru membahas mengenai sebutan "pak" yang diajukan oleh sang penanya.

"Saya sering ditanya oleh teman media maupun orang-orang, apa sih rencana 100 harinya, Pak Nadiem?" ujarNadiem.

Saya bilang, ‘Jangan panggil Pak Nadiem, panggil Mas Nadiem saja’," sahut dia, Rabu (23/10/2019).

 

2. Nama Nadiem paling banyak dicari di sosial media

Usai resmi diperkenalkan ke publik sebagai Mendikbud, nama Nadiem Makarim ternyata paling banyak dicari oleh para netizen di media sosial. Yang menarik, Nadiem bahkan tidak punya akun medsos, tetapi dirinya lah yang justru paling dicari di medsos.

Baca Juga : Nadiem Jadi Mendikbud, Netizen : Bayar SPP Pakai Go Pay
 

3. Pesan untuk Nadiem dari Pak Guru
Belakangan beredar secara luaa sebuah pesan atas nama Zainal Abidin, seorang guru SD yang mengajar di Pulau Kalimantan. Dia menyampaikan 6 pesan yang diharap bisa dilakukan Nadiem selama menjabat Mendikbud.

Zainal Abidin mengaku sangat menanti kiprah Nadiem. Bukan karena menjadi menteri dari generasi milenial, melainkan apa yang dilakukan karena selama ini jabatan Menteri Pendidikan selalu diisi orang-orang tua dengan titel panjang.

1. Untuk persoalan data SDM dan Kependidikan tolong dibangun sistem yang integral pak , antara Dapodik , Guru Pembelajar , Akreditasi Online , PMP , SNP dll . Istilahnya satu data untuk semua . One For All. Supaya operator sekolah tidak sakit jiwa berkepanjangan pak ��

2. Khusus untuk Guru Honor di buatkan regulasi yang menjamin masa depan mereka , misalnya yang honor 15 s.d. 20 Tahun di angkat PNS Murni , yang 5 s.d. 15 Tahun diangkat jadi Tenaga Kontrak Non PNS tanpa perlu seleksi dan aturan yang memberatkan.

3. Untuk Kurikulum di sederhanakan aja pak , jujur masih ribet , utamanya di penilaian , kasih bintang saja pak macam di gojek itu ��

4. Saya setuju Bahasa Inggris di masukkan kembali di SD syaratnya Pendidikan Budi Pekerti juga di masukan untuk menguatkan pendidikan agama dan karakter ��

5. Perangkat administrasi guru di sederhanakan aja pak , masa RPP sampai 15 halaman , coba dikalikan jumlah guru se Indonesia , berapa juta eksemplar kertas di habiskan hanya untuk RPP padahal kertas itu bahan bakunya dari pohon , belum untuk silabus , prota , promes , kkm dll . Itupun RPP nya kadang kadang tidak sempat di baca ��.

6. Untuk PPDB Zonasi di hapus aja pa , ganti PPDB sistem GPS �� siapa yang jarak rumahnya terdekat dengan sekolah di terima 80 % , sementara yang jauh namun berprestasi di terima sebanyak 20%.

 

4. Janji Nadiem untuk tingkatkan kesejahteraan guru

Di tengah banyak pihak yang meragukan elektabilitasnya sebagai menteri muda terlebih membawahi bidang pendidikan, Mantan CEO Gojek itu justru meyakinkan masyarakat dengan menjanjikan transformasi pendidikan ke arah yang lebih baik. Salah satunya dengan meningkatkan kesejahteraan guru.

Nadiem menargetkan akan meningkatkan kesejahteraan guru hingga ingin menerapkan teknologi di bidang pendidikan.

"Dari sisi kapabilitas dan kesejahteraan guru itu adalah suatu hal yang terpenting," ujar Nadiem di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Dia juga akan menerapkan dan lebih memaksimalkan teknologi dalam dunia pendidikan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

"Peran teknologi akan sangat besar dalam semuanya, kualitas, efisiensi dan administrasi sistem pendidikan sebessar ini ya," paparnya.(Cal)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
2
love
1
funny
1
angry
0
sad
0
wow
1