Banjir Bandang Lebak, 19 Sekolah Diliburkan :: Nusantaratv.com

Banjir Bandang Lebak, 19 Sekolah Diliburkan

Sekolah diliburkan hingga masa tanggap darurat selesai
Banjir Bandang Lebak, 19 Sekolah Diliburkan
Banjir bandang Lebak.

Jakarta, Nusantaratv.com - Sebanyak 19 sekolah di enam kecamatan Kabupaten Lebak, Banten, diliburkan, Senin (6/1/2020). Hal ini menyusul banjir bandang yang menimpa wilayah itu, dan merusak fasilitas sekolah.

Baca juga: Kemendikbud Data Sekolah Terdampak Banjir 

Masa tanggap darurat juga telah diberlakukan di Kabupaten Lebak.

Menurut Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, sekolah yang diliburkan karena sebagian bangunannya rusak berat akibat banjir. Bahkan beberapa hanyut saat banjir bandang menerjang daerah itu, Rabu (1/1/2020).

Sebagian lagi, karena gedung sekolah masih terisolasi, sehingga sulit dicapai para siswa.

"Kami liburkan selama masa tanggap bencana. Insya Allah kami sedang mencari lokasi pengganti, seperti majelis yang bisa digunakan sementara," ujar Iti di lokasi bencana Kecamatan Lebakgedong, Lebak, Senin (5/1/2020).

Status tanggap darurat di Kabupaten Lebak ditetapkan mulai 1 hingga 14 Januari 2020.

Selama periode tanggap darurat, pemerintah setempat akan fokus penanganan warga korban banjir sambil membangun kembali akses jalan yang terputus, serta membangun gedung pendidikan dan kesehatan.

Data dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak menyebutkan tiga sekolah negeri yang hanyut terbawa banjir. Antar lain SDN 1 dan 2 Banjar Irigasi dan SDN 4 Lebakgedong. 

Sedangkan sisanya, mulai dari tingkat TK hingga SMA, rusak berat hingga terisolasi lantaran akses jalan terputus.

Sebelumnya, banjir bandang menerjang Kabupaten Lebak, Rabu (1/1/2020). Banjir bandang terjadi karena aliran sungai Ciberang yang berhulu di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), meluap.

Akibatnya enam kecamatan terdampak banjir, antara lain Cipanas, Sajira, Lebakgedong, Curugbitung, Maja dan Cimarga. (Kompas.com)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
2
wow
0