Usul BPK Kepada Menhan Dalam Memperkuat Pertahanan Negara :: Nusantaratv.com

Usul BPK Kepada Menhan Dalam Memperkuat Pertahanan Negara

BPK mengusung pembentukan program wajib militer kepada Kemhan.
Usul BPK Kepada Menhan Dalam Memperkuat Pertahanan Negara
Program wajib militer yang telah diterapkan oleh Korea Selatan/ Istimewa

Jakarta, Nusantaratv.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan usulan menarik terkait menambah kekeuatan pertahanan Republik Indonesia. Adapaun program yang diusung adalah pembentukan program wajib militer kepada Kementerian Pertahanan (Kemhan).

"Jadi kami mengusulkan agar kita mulai menerapkan wajib militer sebagaimana semua negara maju yang ada di dunia," ujar Agung Firman Sampurna di Kantor Kemhan, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Menurut Agung, selain berperan dalam operasi militer perang, latihan, persiapan, dan pengadaan alutsista dan sebagainya, Kemhan perlu menerapkan program wajib militer seperti yang dilakukan oleh semua negara maju di dunia. 

Ia menilai program wajib militer adalah salah satu upaya untuk meningkatkan pendidikan bela negara dan menjadikan Indonesia menjadi negara yang kuat.

 "Sudah waktunya bagi kita meningkatkan program pendidikan bela negara kita menjadi lebih terstruktur yang lebih sistematis dan lebih masif yaitu dengan wajib militer," kata Agung. 

Di tempat yang sama, Menhan Ryamizard Ryacudu menyambut baik usulan tersebut. Namun, usulan itu tidak mudah untuk dilakukan. 

"Enggak mudah itu ya, itu salah satu wacana dari anak bangsa boleh-saja saja, tapi dari Kemhan belum memikirkan itu dulu," jelas Ryamizard. 

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini menjelaskan bahwa saat ini yang dibutuhkan adalah penguatan terhadap bela negara. Hal itu seperti menjadikan Pancasila dan UUD 1945 sebagai pegangan dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara. 

"Itu perlu ditanamkan kepada seluruh warga negara. Kalau bela negara itu bagaimana jiwa, pemikiran kita ini tidak berubah, yaitu NKRI dengan dasarnya Pancasila dan UUD 1945 itu yang dipatrikan terus di dada, benak, terutama prajurit, kemudian rakyat karena perang kita adalah perang mindset," tutup Menhan.

Sumber: Kompas.com
 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0