Sebanyak 60 Jenderal TNI Dimutasi, Kenapa? :: Nusantaratv.com

Sebanyak 60 Jenderal TNI Dimutasi, Kenapa?

Pati yang digeser posisi berasal dari tiga matra
Sebanyak 60 Jenderal TNI Dimutasi, Kenapa?
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (Antara)

Jakarta, Nusantaratv.com - Markas Besar (Mabes) TNI kembali melakukan mutasi dan rotasi jabatan  perwira tinggi (pati)-nya. Total ada 60 pati dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara yang digeser posisinya.

Baca juga: Sekretaris Kementerian Polhukam Naik Pangkat Bareng 6 Perwira TNI AD

Keputusan ini dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi, dan pembinaan karier guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis.

"TNI melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan di tingkat Perwira Tinggi TNI," ujar Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman dalam keterangan tertulis, Kamis (31/10/2019).

Mutasi berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1245/X/2019 tanggal 30 Oktober 2019, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Pati yang dimutasi terdiri dari 37 pati jajaran TNI AD, 16 pati jajaran TNI AL dan 7 pati jajaran TNI AU.

Sejumlah pati dimutasi dalam rangka pensiun maupun dipindah jabatannya. Ada pula pati yang dimutasi karena menjadi menteri dalam Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Pati TNI AD menjadi yang terbanyak dimutasi, salah satunya Letnan Jenderal TNI (Purn) dr Terawan Agus Putranto. Terawan dimutasi dari Kepala RSPAD Gatot Soebroto menjadi pati Mabes TNI AD dalam rangka menjadi Menteri Kesehatan.

Lalu Brigjen TNI Rudi Supriyanto dari Kepala BIN Daerah Kalimantan Utara, menjadi Agen Madya pada Direktorat Sumatera dan Kalimantan Deputi II Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN.

Sedang dari TNI AL, salah satunya Laksma TNI Herri Jamhari dari Kabinda Sulawesi Utara menjadi Agen Madya pada Direktorat Rekayasa Deputi V Bidang Intelijen Teknologi BIN.

Untuk TNI AU, salah satunya Marsma TNI Ichthus Budisetyawan dari Direktur Kerjasama Internasional pada Deputi I Bidang Intelijen Luar Negeri BIN menjadi Agen Madya pada Direktorat Kerjasama Internasional Deputi I Bidang Intelijen Luar Negeri BIN. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0