Ketum Barnus: Jokowi dan Masyarakat Papua Saling Mencintai :: Nusantaratv.com

Ketum Barnus: Jokowi dan Masyarakat Papua Saling Mencintai

Nurdin menilai Jokowi dan masyarakat Papua saling cinta
Ketum Barnus: Jokowi dan Masyarakat Papua Saling Mencintai
Ketum Barnus Nurdin Tampubolon (kiri) di acara 'Panggung Politik' yang disiarkan Nusantara TV, Jumat (30/8/2019).

Jakarta, Nusantaratv.com - Ketua Umum Barisan Nusantara (Ketum Barnus) Nurdin Tampubolon menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat mencintai masyarakat Papua. Hal ini ditunjukkan dengan sejumlah aksi nyata pemerintah guna menopang peningkatan perekonomian warga di sana. 

"Cintanya pemerintah Indonesia ke masyarakat Papua itu, secara khusus Presiden Jokowi itu luar biasa. Beliau ini telah melakukan beberapa kunjungan kerja ke sana, selama lima tahun terakhir. Beliau ini sudah membuat kehidupan masyarakat di sana semakin membaik," ujar Nurdin dalam acara 'Panggung Politik' yang dikutip dari akun YouTube Nusantara TV,  Senin (2/9/2019).

Jokowi melalui pemerintahannya,kata Nurdin juga telah memberlakukan kebijakan bahan bakar minyak (BBM) satu harga di Tanah Papua. Harga sembilan bahan pokok pun ditekan agar lebih terjangkau. Segala upaya ini didukung dengan pembangunan infrastruktur yang masih digenjot pemerintah. 

"Komitmen Presiden Jokowi untuk terus meningkatkan kesejahteraan rakyat Papua. Ini semua sesuatu yang sudah dikerjakan secara nyata. Perbuatan yang konstruktif. Jadi cintanya bangsa Indonesia ke Papua tidaklah perlu diragukan, jadi tidak ada yang dianaktirikan di republik ini," tuturnya. 

Seiring dengan itu, menurut Nurdin rakyat Papua juga menunjukkan kecintaannya terhadap Jokowi. Hal ini dibuktikan dengan menangnya mantan Wali Kota Solo ketika Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, di wilayah tersebut. Bersama pasangannya Ma'ruf Amin, Jokowi unggul cukup telak di Papua maupun Papua Barat dalam pesta demokrasi lima tahunan. 

"Menurut saya luar biasa juga cintanya rakyat Papua terhadap Presiden Jokowi dan secara umum kepada bangsa Indonesia. Kenapa? Pada Pemilu 17 April 2019 rakyat Papua memilih Presiden Jokowi dan Profesor KH Ma'ruf Amin, lebih dari 90 persen rakyat Papua," jelas anggota DPR RI Fraksi Hanura itu.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa berujung kerusuhan terus berlanjut di Papua dan Papua Barat. Terakhir, dua demonstrasi menyikapi aksi rasisme di Surabaya, Jawa Timur itu berujung ricuh, yang terjadi di Deiyai dan Jayapura, Papua. Di Deiyai, bahkan sampai memakan korban jiwa dari pihak keamanan dan masyarakat. Saat ini kondisi keamanan di wilayah itu berangsur kondusif. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0