Ketua Barnus DKI Imbau Masyarakat Jaga Kedamaian Indonesia :: Nusantaratv.com

Ketua Barnus DKI Imbau Masyarakat Jaga Kedamaian Indonesia

Stabilitas keamanan dinilai penting agar pembangunan berjalan
Ketua Barnus DKI Imbau Masyarakat Jaga Kedamaian Indonesia
Irian Sitorus. (YouTube)

Jakarta, Nusantaratv.com - Seluruh pihak diimbau senantiasa menjaga kedamaian dan persatuan di Tanah Air. Baik para mahasiswa, masyarakat Papua dan pihak-pihak lainnya. Hal ini disampaikan menyikapi gejolak politik, keamanan, sosial dan sebagainya, yang terjadi akhir-akhir ini. 

"Semuanya sangat berpotensi untuk menimbulkan perpecahan di masyarakat Indonesia. Jika ada pendapat seharusnya dapat disampaikan dengan damai dan tidak melalui demo-demo yang anarkis," ujar Ketua DPD Barisan Nusantara (Barnus) DKI Jakarta Irian Sitorus, Jakarta, Selasa (24/9/2019). 

Seluruh pihak diminta bahu-membahu mendukung stabilitas keamanan di Indonesia. Sebab dengan begitu pembangunan oleh pemerintah bisa berjalan. Sehingga, ketertinggalan bangsa di berbagai bidang oleh negara lain, bisa terkejar. 

"Kita satukan pikiran dan hati kita untuk fokus dan bertekun bersama presiden dan wakil presiden terpilih memajukan Indonesia yang aman, makmur dan sejahtera," kata dia. 

Untuk mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya terkait sejumlah aturan hukum yang baru dan akan disahkan, Irian mengimbau aksi tersebut dilakukan secara damai. Mahasiswa juga diharapkan waspada terhadap kelompok-kelompok yang hendak menunggangi gerakan murni mereka. 

"Dengan fokus dan tekun serta bersama-sama, kita akan bisa melawan segala usaha yang ingin memecah-belah bangsa Indonesia dan menginginkan Indonesia tidak dapat maju, aman dan sejahtera. Damailah Indonesiaku," jelasnya. 

Aksi unjuk rasa mahasiswa sebelumnya digelar hari ini, dalam rangka memprotes pengesahan UU KPK, RKUHP, RUU Permasyarakatan, dan regulasi lainnya, oleh pemerintah bersama DPR. Demonstrasi yang berlangsung di berbagai penjuru Tanah Air, sebagian berakhir ricuh. 

Sementara di Papua, kerusuhan terjadi kembali di Jayapura dan Wamena. Peristiwa itu bahkan memakan korban jiwa puluhan orang.

Adapun di kawasan Sumatera dan Kalimantan, kabut asap belum lama muncul kembali, hingga mencapai puncaknya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0