Kapolda: Penyerang di Wamena Anak Muda yang Ingin Hidup Enak, Tapi Tak Mau Kerja :: Nusantaratv.com

Kapolda: Penyerang di Wamena Anak Muda yang Ingin Hidup Enak, Tapi Tak Mau Kerja

Korban baru saja membangun kamar mandi gereja
Kapolda: Penyerang di Wamena Anak Muda yang Ingin Hidup Enak, Tapi Tak Mau Kerja
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw. (Inews)

Jakarta, Nusantaratv.com - Sejumlah pekerja bangunan diserang orang tak dikenal (OTK) hingga menyebabkan seorang tewas, saat melintas di dekat jembatan Woma, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (12/10/2019). Korban ialah pekerja bangunan bernama Deri Datu Padang (30), yang meregang nyawa usai ditikam di bagian pinggang sebelah kanan dan mengalami pendarahan hebat. 

Baca juga: Kisah Kerusuhan Wamena, Tokoh Kristen Lindungi Nyawa 370 Muslim Pendatang

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw memerintahkan Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Direskrimum) untuk melakukan penyelidikan kasus tersebut.

"Saya sudah memerintahkan Direktur Reskrim Umum (Direskrimum) Polda Papua beserta penyidik, untuk membantu penanganan kasus ini," ujar Kapolda Papua, Minggu (13/10/2019). 

Sejauh ini, polisi telah mengetahui ciri-ciri pelaku. Menurut dia, pelaku penyerangan terhadap sejumlah pekerja bangunan adalah anak-anak muda yang tak memiliki pekerjaan. 

"Ini dilakukan anak-anak muda yang ingin hidup enak, tapi tidak mau bekerja. Sehingga melakukan tindakan gangguan keamanan berupa perampasan dan sebagainya," tutur Waterpauw. 

Waterpauw menuturkan, dua orang pekerja bangunan yang menjadi korban, merupakan tukang bangunan yang baru saja mengerjakan pekerjaan kamar mandi di Gereja Katolik, Kampung Woma, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Kejadian tersebut dekat dengan jembatan, samping Kampung Woma. 

"Masyarakat di Kampung Woma agak sedikit tertutup. Diduga banyak melakukan kekerasan terhadap ruko-ruko saat kejadian kemarin," jelasnya.

Menurut Waterpauw, pascainsiden dirinya bersama Pangdam XVII Cenderawasih akan ke Wamena untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi serta melakukan evaluasi dan penempatan pos-pos. 

"Saya akan ke Wamena lagi untuk melakukan koordinasi, khususnya tugas anggota polri untuk terus melakukan patroli dan lainnya," tandasnya.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0