Jokowi di Natuna: Saya ke Sini untuk Memastikan Hak Kedaulatan Indonesia :: Nusantaratv.com

Jokowi di Natuna: Saya ke Sini untuk Memastikan Hak Kedaulatan Indonesia

Presiden Jokowi sempat menaiki KRI Usman Harun dan bertemu nelayan
Jokowi di Natuna: Saya ke Sini untuk Memastikan Hak Kedaulatan Indonesia
Presiden Jokowi di Natuna.

Jakarta, Nusantaratv.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Di lokasi itu, Jokowi menemui nelayan dan melihat perairan Natuna dari KRI Usman Harun. 

Baca juga: Pesawat Tempur F-16 Dikirim ke Natuna, Siap Perang? 

Jokowi hadir guna memastikan adanya penegakan hukum kedaulatan Indonesia, atas sumber daya alam di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di Laut Natuna Utara. 

"Saya ke sini juga ingin memastikan penegakan hukum atas hak berdaulat kita, hak berdaulat negara kita Indonesia atas kekayaan sumber daya alam laut kita di zona ekonomi eksklusif. Kenapa di sini hadir Bakamla dan Angkatan Laut? Untuk memastikan penegakan hukum yang ada di sini," ujar Jokowi, Rabu (9/1/2020). 

Jokowi sempat bertemu nelayan Natuna di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu Natuna. Ia hendak menegaskan kepada mereka, bahwa Natuna adalah wilayah NKRI.

"Hari ini saya ingin memastikan dan memberitahukan bahwa Kepulauan Natuna adalah teritorial kita yang masuk dalam NKRI," tutur Jokowi. 

Menurut Jokowi Natuna yang merupakan kawasan dengan jumlah penduduk 81 ribu orang, sejak dulu hingga kini merupakan bagian dari wilayah Indonesia.

Turut hadir Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, serta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Apalagi yang harus dipertanyakan nggak ada dan namanya kedaulatan tidak ada tawar menawar untuk kedaulatan kita," tandasnya.

Diketahui, hubungan Indonesia-China memanas pasca masuknya nelayan-nelayan asal China yang dikawal kapal coast guard atau penjaga pantai mereka, di perairan Natuna untuk mencari ikan.

Aksi mereka sempat dihalau kapal TNI AL, namun tak digubris. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah mengirimkan nota protes resmi dan memanggil Duta Besar (Dubes) China untuk Indonesia di Jakarta. TNI juga menyiagakan alutsista dan pasukan di sekitar perairan. (Antara) 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
1
angry
0
sad
0
wow
0