Eks Napi Asimilasi yang Rampok dan Bacok Wanita di Tanjung Priok Ditembak Mati :: Nusantaratv.com

Eks Napi Asimilasi yang Rampok dan Bacok Wanita di Tanjung Priok Ditembak Mati

Kedua pelaku merupakan napi yang baru dibebaskan karena kebijakan asimilasi menyikapi wabah corona dari Kementerian Hukum dan HAM
Eks Napi Asimilasi yang Rampok dan Bacok Wanita di Tanjung Priok Ditembak Mati
Angkutan umum di Tanjung Priok. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Mantan narapidana (napi) yang baru dibebaskan karena kebijakan asimilasi Kementerian Hukum dan HAM menyikapi wabah virus corona, ditembak mati polisi. Penyebabnya, napi berinisial AR itu kedapatan lagi melakukan kejahatan. 

Baca juga: Polda Metro Jaya Bakal Tembak Mati Perampok Semasa Wabah Corona 

​​​​​Bahkan ia melukai korbannya yang merupakan perempuan, dengan senjata tajam saat melakukan perampokan di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut).

"Kami menemukan barang bukti di dompet yang bersangkutan, ada surat asimilasi yang menunjukan bahwa dia baru keluar dari asimilasi," ujar Kapolres Metro Jakut Kombes Budhi Herdi Susianto, Minggu (19/4/2020). 

Menurut Budhi, AR awalnya menjalani masa tahanan di Lapas Salemba. Tapi, ia selanjutnya dipindahkan di sebuah lapas di Bandung.

Setelah dibebaskan, ia melakukan perampokan bersama rekannya berinisial JN, di dalam angkot M15, Minggu (12/4/2020). 

JN juga merupakan mantan napi Lapas Salemba yang turut mendapat asimilasi.

Setelah melukai korban keduanya membawa kabur sejumlah barang.

Tapi, korban sempat mengejar dan berteriak minta tolong. Di saat yang sama, anggota tim Tiger Polres Metro Jakut tengah berpatroli dan berhasil menangkap JN.

"Saat itu JN mencoba untuk kabur sehingga kami lakukan tindakan terukur untuk melumpuhkan terhadap pelaku JN yaitu ditembak kakinya," jelas Budhi.

Polisi lalu memburu AR. Lalu pada Sabtu (18/4/2020), polisi mendapatkan informasi bahwa AR berada di sekitar Jalan RE Martadinata arah Terminal Tanjung Priok.

Saat hendak diringkus, AR melakukan perlawanan dan berusaha kabur. Karenanya polisi mengambil tindakan tegas dengan menembak tersangka.

"Kami melumpuhkan tersangka dan tersangka meninggal dunia di tempat," ucapnya. 

Jenazah AR lalu dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk divisum. Sementara JN, saat ini mendekam di ruang tahanan Polres Metro Jakut dan disangkakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0