Saat Lebaran, KRL Hanya Beroperasi Pagi dan Sore :: Nusantaratv.com

Saat Lebaran, KRL Hanya Beroperasi Pagi dan Sore

Saat Lebaran, operasi KRL hanya berlangsung dua kali, yaitu pada pagi hari pukul 05.00-08.00 WIB dan sore hari pukul 16.00-18.00 WIB.
Saat Lebaran, KRL Hanya Beroperasi Pagi dan Sore
Saat lebaran KRL hanya beroperasi dua kali, pagi dan sore hari./thejakartapost.com

Nusantaratv.com - Pada Hari Raya Idul Fitri yang telah diputuskan oleh pemerintah melalui sidang Isbat, Jumat (22/5/2020) jatuh pada hari Minggu (24/5/2020), Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line akan tetap beroperasi. Namun, operasi KRL hanya berlangsung dua kali, yaitu pada pagi hari pukul 05.00-08.00 WIB dan sore hari pukul 16.00-18.00 WIB.

Jadwal keberangkatan KRL pada hari Raya Idul Fitri itu dikemukakan oleh Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI)  Anne Purba dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (22/5/2020). Ia mengatakan, ketentuan itu berlaku di seluruh perjalanan. Sementara di luar jam tersebut, seluruh stasiun akan ditutup dan tidak melayani pengguna.

Dia menjelaskan, kereta akan beroperasi terbatas untuk melayani sejumlah sektor yang masuk dalam kategori pengecualian di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).”Pembatasan waktu operasional tersebut bertujuan untuk melayani masyarakat yang khusus berkegiatan menggunakan KRL di sektor-sektor yang dikecualikan selama penerapan PSBB,” kata Anne.

Meski beroperasi di Hari Raya Umat Islam itu, pihaknya tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker, saat berada di stasiun maupun di dalam KRL. Pemeriksaan suhu tubuh saat akan naik KRL  pun tetap dilakukan, penerapan physical distancing, dan membatasi jumlah penumpang hanya 60 orang per gerbong.

Baca Juga: Tak Ada Penghasilan, Karyawan Bar di Batam Rela Berikan Bayinya Kepada Orang Lain

Anne juga mengimbau agar masyarakat yang biasa menggunakan KRL tidak mudik, tidak piknik bahkan tidak melakukan silaturahmi secara langsung selama hari raya.

Silaturahmi katanya bisa dilakukan melalui sosial media atau telepon hingga daring. Hal ini dilakukan demi memutus mata rantai penyebaran virus corona yang bisa menular melalui interaksi antar manusia.”Upaya bersama ini merupakan bentuk melindungi keluarga, serta mencegah penularan Covid-19 dengan tetap di rumah saja,” katanya.

Anne menambahkan, setelah tanggal 25 yakni pada 26 Mei, Anne memastikan kereta commuter akan beroperasi seperti biasa yakni sejak pukul 05.00-18.00 WIB.” Kemudian pada 26 Mei 2020 KRL Commuter Line akan kembali beroperasi sesuai jadwal selama masa PSBB,” ia menambahkan.

Sumber: sinarharapan.co

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0