Rugi Gara-gara Banjir Jakarta? Nyok Gugat Lewat Sini.. :: Nusantaratv.com

Rugi Gara-gara Banjir Jakarta? Nyok Gugat Lewat Sini..

Pemprov DKI pimpinan Anies dinilai tak bekerja dengan baik dalam menghadapi banjir
Rugi Gara-gara Banjir Jakarta? Nyok Gugat Lewat Sini..
Banjir Jakarta. (Antara)

Jakarta, Nusantaratv.com - Bagi warga yang merasa dirugikan akibat banjir Jakarta bisa melakukan gugatan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Elemen masyarakat dari Tim Advokasi Banjir DKI Jakarta 2020, siap mendampingi warga yang hendak memperkarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI terkait bencana tersebut.

Baca juga: Anies Dinilai Gagal Tangani Banjir DKI, Jokowi Diminta Ambil Alih 

Tim ini berisi Diarson Lubis, Alvon K. Palma, Ridwan Darmawan, Pitri Indrianingtyas, Azas Tigor Nainggolan, dan Noni T. Purwaningsih.

"Kami Tim Advokasi Korban Banjir Jakarta 2020 siap menjadi kuasa hukum atau advokat bagi warga Jakarta yang hendak menggugat secara perdata pemprov Jakarta cq. Gubernur Jakarta Anies Baswedan ke pengadilan," ujar Pitri Indrianingtyas, Minggu (5/1/2020).

Banjir besar yang terjadi di Ibu Kota, dinilai disebabkan tak bekerjanya aparat Pemprov secara baik. Hal itu, kata Pitri dapat dilihat dari ketidaksiapkan warga Jakarta dalam menghadapi datangnya banjir.

"Jakarta lumpuh, warga harus berjuang sendiri menghadapi banjir," kata dia.

Warga Jakarta disebut tak mendapatkan informasi dini (early warning system) serta bantuan darurat (emergency response) secara baik dari Pemprov. Kondisi ini, menurut Pitri disebabkan oleh ketidakmampuan bekerja secara baik dan kelalaian Pemprov yang dipimpin Anies, dalam mengendalikan atau meminimalisir dampak serta kerugian akibat banjir.

"Akibatnya sudah terlihat, Jakarta lumpuh, jatuh korban jiwa dan kerugian materil maupun imateril yang sangat besar," jelasnya.

Untuk mencegah dan menghentikan terulangnya kembali dampak buruk serta kerugian besar akibat banjir, kata Pitri perlu adanya upaya hukum dari masyarakat. Sehingga ada efek jera atau pembelajaran bagi pemangku kebijakan terkait, dalam hal ini Pemprov ataupun Anies.

Beberapa upaya hukum yang dapat ditempuh di antaranya adalah warga bisa menggugat dan mengajukan gugatan perdata tuntutan ganti rugi bagi para korban banjir melalui mekanisme class action.

Bagi para warga Jakarta yang menjadi korban dan dirugikan (terdampak langsung maupun tidak langsung) atas bencana banjir besar Jakarta, menurut Pitri dapat memberikan data yakni nama, alamat, nomor telepon/ponsel, dan KTP DKI Jakarta.

Lalu rincian dan perkiraan jumlah kerugian, foto-foto bukti kerugian, waktu kejadian/peristiwa. Kemudian dikirimkan via email ke banjirdki2020@gmail.com, atau melalui WhatsApp 0812 9081 9761.

"Data dan pengaduan kami tunggu selambatnya Kamis, 9 Januari 2020. Korban banjir tidak dipungut biaya apapun," tandas Pitri.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
1
angry
0
sad
0
wow
0