Ratusan Orang di DKI yang Dipantau Karena Corona Tak Dirawat di Rumah Sakit :: Nusantaratv.com

Ratusan Orang di DKI yang Dipantau Karena Corona Tak Dirawat di Rumah Sakit

Sebanyak 115 orang dipantau terkait virus corona
Ratusan Orang di DKI yang Dipantau Karena Corona Tak Dirawat di Rumah Sakit
Pasien virus corona. (Xinhua)

Jakarta, Nusantaratv.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan ada 115 orang dalam pemantauan terkait virus corona. Meski begitu, mereka yang dipantau tak dirawat di rumah sakit.

Baca juga: Corona Masuk Indonesia, DPR Minta Pemerintah Buat Crisis Center 

"115 itu kebanyakan tidak dirawat, karena memang kondisinya ringan," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia, Minggu (1/3/2020).

Dwi menjelaskan, yang dirawat di rumah sakit ialah orang dengan gejala pneumonia dan radang paru-paru. Meski begitu, ada juga orang yang tak memiliki gejala kedua penyakit tersebut, tapi masuk dalam status pemantauan dan dirawat di rumah sakit. 

"Kalaupun ada yang dirawat, tetapi bukan karena pneumonia, bukan karena radang paru-paru, mungkin karena observasi demam tetap dipantau," kata dia.

Dwi menuturkan, jumlah 115 orang yang dipantau merupakan angka kumulatif semenjak antisipasi virus corona di Jakarta diberlakukan. Sebagian orang, kata dia masih ada yang dipantau. Sebagian pula, sudah ada yang telah selesai dilakukan pemantauan.

"Jadi 115 itu angka kumulatif, dari awal kita bergerak antisipasi Corona di Jakarta," ucapnya. 

"Nah itu jadi dari awal kita mulai mengantisipasi, sampai posisi terakhir itu tanggal 28 (Februari), 115 itu ini sudah termasuk yang sudah selesai dipantau, masih ada yang dipantau, tapi relatif semua dalam kondisi yang bagus," imbuh Dwi.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0